Di balik kemudi yang pengap dan antrean yang tak berujung, tersimpan harapan sederhana dari Samuel dan Ali. Mereka berharap ada upaya dari pihak Pertamina atau pemilik SPBU untuk menambah kuota solar subsidi, serta memperpanjang jam operasional khusus penjualan solar menjelang akhir tahun.
Sebab, bagi mereka, solar subsidi bukan sekadar bahan bakar, melainkan kunci utama untuk menghidupi keluarga, penggerak roda ekonomi yang tak boleh berhenti. Dan untuk itu, mereka rela mengorbankan sehari penuh di bawah terik matahari serta hujan, demi sesuap nasi untuk keluarga. (*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan cukup besar karena…
Pemerintah Teheran kemudian mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Ketidaksenangan Trump mencerminkan harapan Washington…
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, Presiden Prabowo telah memitigasi berbagai…
Mobil listrik Cello pun lahir sebagai salah satu prototipe yang cukup ambisius pada masanya. Secara…
Konflik di Timur Tengah yang disebabkan oleh serangan militer bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap…
Kapal yang dioperasikan perusahaan Safeen Prestige tersebut tiba-tiba mengalami ledakan hebat sebelum akhirnya tenggelam ke…