Di balik kemudi yang pengap dan antrean yang tak berujung, tersimpan harapan sederhana dari Samuel dan Ali. Mereka berharap ada upaya dari pihak Pertamina atau pemilik SPBU untuk menambah kuota solar subsidi, serta memperpanjang jam operasional khusus penjualan solar menjelang akhir tahun.
Sebab, bagi mereka, solar subsidi bukan sekadar bahan bakar, melainkan kunci utama untuk menghidupi keluarga, penggerak roda ekonomi yang tak boleh berhenti. Dan untuk itu, mereka rela mengorbankan sehari penuh di bawah terik matahari serta hujan, demi sesuap nasi untuk keluarga. (*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…
Kenapa Minuman Manis Kurang Tepat Saat Haus? Saat cuaca panas, tubuh kehilangan banyak cairan melalui…
Puluhan personel gabungan dikerahkan, melibatkan Brimob Batalyon B Polda Papua Tengah, Satuan Sabhara, Satuan Narkoba,…
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menunjukan sikap…
Petugas membuntuti TN sejak dari pos penyekatan di wilayah Kwamki Narama sebelum akhirnya menyergap pelaku…
Tuntutan para pendemo tersebut sama dengan aksi demo sebelumnya yang menolak Program Strategis Nasional serta…