Di balik kemudi yang pengap dan antrean yang tak berujung, tersimpan harapan sederhana dari Samuel dan Ali. Mereka berharap ada upaya dari pihak Pertamina atau pemilik SPBU untuk menambah kuota solar subsidi, serta memperpanjang jam operasional khusus penjualan solar menjelang akhir tahun.
Sebab, bagi mereka, solar subsidi bukan sekadar bahan bakar, melainkan kunci utama untuk menghidupi keluarga, penggerak roda ekonomi yang tak boleh berhenti. Dan untuk itu, mereka rela mengorbankan sehari penuh di bawah terik matahari serta hujan, demi sesuap nasi untuk keluarga. (*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…
Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…