“Kami di dewan nantinya akan membahas ini baik di tingkat komisi maupun fraksi, sehingga tambang-tambang yang ada benar-benar memberi dampak positif bagi daerah dan masyarakat,” ujar Meraudje.
Meski mendorong pengelolaan tambang sebagai salah satu sumber PAD, DPRP menegaskan tidak akan menoleransi aktivitas tambang yang hanya menguntungkan pengusaha, tanpa melibatkan masyarakat lokal dan tanpa memperhatikan kelestarian alam.
“Kami sangat tidak setuju jika pengelolaan tambang di Papua hanya untuk kepentingan pengusaha. Yang terpenting, tambang harus dikelola dengan baik, melibatkan masyarakat lokal, dan tidak merusak lingkungan. Karena kita punya anak cucu sebagai generasi masa depan Papua. Jangan sampai mereka mewarisi tanah yang rusak akibat kesalahan kita hari ini,” tegas Meraudje.
Ia berharap, dengan regulasi yang jelas dan keterlibatan semua pihak, pengelolaan tambang di Papua dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan, adil, dan berpihak pada masyarakat. “Semoga dengan begitu maka PAD kita akan semakin meningkat, tentunya masyarkaat dapat lebih sejahtra,” pungkasnya.(*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepolisian Daerah Papua bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua meneguhkan komitmen bersama dalam mencegah…
Ketua Baleg DPR RI Dr. Bob Hasan menyatakan komitmennya mendukung pemekaran Provinsi Papua Utara. Ia…
Ya, bisa jadi ini menjadi sejarah dimana Persipura berhasil mencetak 3 gol hanya dalam 7…
Ketiga orang tersebut berinisial DRW (24), PY (23), dan GT (25). Mereka diamankan dalam pengembangan…
Hasil pemeriksaan yang dilakukan Satreskrim Polresta Jayapura Kota terkait aksi pengibaran Bintang Kejora di Halaman…
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…