“Ada orang yang masuk dari luar dan ada orang yang datang dari kampung-kampung dengan pendidikan dan modal yang rendah terus masuk ke Kota Jayapura tanpa kejelasan maksud dan tujuan, mau tidak mau mencuri,” jelasnya.
Tak kalah menarik, Guru Besar Sosiologi itu mengatakan penting kontrol sosial dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Jayapura masih tergolong kurang. Cara ini dianggap sepele namun berdampak besar untuk mengingatkan satu dengan yang lain agar tidak melakukan pencurian.
Sebutnya, kasus pencurian di Kota Jayapura memerlukan pendekatan holistik. Mulai dari pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, hingga edukasi moral dan penguatan nilai-nilai sosial adalah langkah-langkah yang harus dilakukan secara sinergis. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Merespons tragedi terbaru yang menewaskan seorang pemancing bernama Firman (22) pada, Selasa (14/7) dini hari,…
Gabungan personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim, Ka SPKT, Samapta, Polsek Merauke Kota, dan Polsek…
Rory juga mengimbau seluruh pelaku usaha di Kota Jayapura agar tidak menunda pembayaran pajak…
"Kami sangat bersyukur atas kebijakan pendidikan gratis dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Terima kasih kepada…
Pernyataan tersebut disampaikan Setyo Budiyanto saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai desakan sejumlah pihak agar KPK…
Asisten III Setda Papua Pegunungan Dr. Lukas W. Kossay, SE, MSi mengatakan aplikasi Sikoteka berfungsi…