“Ada orang yang masuk dari luar dan ada orang yang datang dari kampung-kampung dengan pendidikan dan modal yang rendah terus masuk ke Kota Jayapura tanpa kejelasan maksud dan tujuan, mau tidak mau mencuri,” jelasnya.
Tak kalah menarik, Guru Besar Sosiologi itu mengatakan penting kontrol sosial dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Jayapura masih tergolong kurang. Cara ini dianggap sepele namun berdampak besar untuk mengingatkan satu dengan yang lain agar tidak melakukan pencurian.
Sebutnya, kasus pencurian di Kota Jayapura memerlukan pendekatan holistik. Mulai dari pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, hingga edukasi moral dan penguatan nilai-nilai sosial adalah langkah-langkah yang harus dilakukan secara sinergis. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu…
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Wanita Islam,…