“Ada orang yang masuk dari luar dan ada orang yang datang dari kampung-kampung dengan pendidikan dan modal yang rendah terus masuk ke Kota Jayapura tanpa kejelasan maksud dan tujuan, mau tidak mau mencuri,” jelasnya.
Tak kalah menarik, Guru Besar Sosiologi itu mengatakan penting kontrol sosial dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Jayapura masih tergolong kurang. Cara ini dianggap sepele namun berdampak besar untuk mengingatkan satu dengan yang lain agar tidak melakukan pencurian.
Sebutnya, kasus pencurian di Kota Jayapura memerlukan pendekatan holistik. Mulai dari pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, hingga edukasi moral dan penguatan nilai-nilai sosial adalah langkah-langkah yang harus dilakukan secara sinergis. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan…
Menurutnya, implementasi Otsus harus difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat asli Papua melalui program-program yang menyentuh…
Suasana di sekitar Stadion Lukas Enembe selalu berubah menjadi lebih hidup setiap kali pertandingan Persipura…
Menurut Abisai, hingga saat ini sudah banyak program dan kebijakan yang dijalankan dalam rangka implementasi…
Edarkan Tramadol yang diketahui masuk dalam jenis obat keras ribuan butir atau tepatnya sebanyak 1.721…
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura, Djoni Naa, mengungkapkan masih banyak oknum perusahaan di…