Untuk penyakit pada tumbuhan, Sifiani menyebutkan cendreung masih bebas. Namun yang akan diantisipasi oleh pihaknya saat ini adalah bibit pisang, karena itu penyakit darah belum ada di Papua secara keseluruhan. Kemudian pada jeruk yakni CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) juga belum ada di Papua.
Tak hanya itu, Sifiani juga, menjelaskan penyakit pada kelapa. Jelasnya penyakit pada kelapa adalah penyakit kuning atau disebut Lethal Yellowing. Penyakit ini kata Sifiani telah ada di Papua Nugini (PNG). Menurutnya penyakit ini sangat rawan terjadi di Papua mengingat PNG adalah endemis dari penyakit tersebut.
“Perbatasan darat inikan. Jadi kalau diselundupkan dari PNG kemungkinan bisa masuk. Jadi untuk mengatasi itu kita setiap tahun selalu monitoring,” tutupnya. (*/tri))
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…
–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…
Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…
Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…
Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…
Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…