Untuk penyakit pada tumbuhan, Sifiani menyebutkan cendreung masih bebas. Namun yang akan diantisipasi oleh pihaknya saat ini adalah bibit pisang, karena itu penyakit darah belum ada di Papua secara keseluruhan. Kemudian pada jeruk yakni CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) juga belum ada di Papua.
Tak hanya itu, Sifiani juga, menjelaskan penyakit pada kelapa. Jelasnya penyakit pada kelapa adalah penyakit kuning atau disebut Lethal Yellowing. Penyakit ini kata Sifiani telah ada di Papua Nugini (PNG). Menurutnya penyakit ini sangat rawan terjadi di Papua mengingat PNG adalah endemis dari penyakit tersebut.
“Perbatasan darat inikan. Jadi kalau diselundupkan dari PNG kemungkinan bisa masuk. Jadi untuk mengatasi itu kita setiap tahun selalu monitoring,” tutupnya. (*/tri))
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen, mengungkapkan bahwa PU diduga menggelapkan dana BOS sebesar…
Sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 ini, Satreskrim Polres Biak Numfor mencatat telah menerima sebanyak…
Meski anomali cuaca di Papua masih terbilang positif, namun BMKG tetap menghimbau kepada masyarakat untuk…
Jika ada keperluan mendesak oleh setiap OPD ataupun para bendahara, wajib disampaikan pimpinan dalam hal…
Menurutnya, penarikan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura membutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari…
Iptu Hempy menyampaikan, proses tahap I yakni pengiriman berkas perkara ke Kejaksaan ini berlangsung pada…