Untuk penyakit pada tumbuhan, Sifiani menyebutkan cendreung masih bebas. Namun yang akan diantisipasi oleh pihaknya saat ini adalah bibit pisang, karena itu penyakit darah belum ada di Papua secara keseluruhan. Kemudian pada jeruk yakni CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) juga belum ada di Papua.
Tak hanya itu, Sifiani juga, menjelaskan penyakit pada kelapa. Jelasnya penyakit pada kelapa adalah penyakit kuning atau disebut Lethal Yellowing. Penyakit ini kata Sifiani telah ada di Papua Nugini (PNG). Menurutnya penyakit ini sangat rawan terjadi di Papua mengingat PNG adalah endemis dari penyakit tersebut.
“Perbatasan darat inikan. Jadi kalau diselundupkan dari PNG kemungkinan bisa masuk. Jadi untuk mengatasi itu kita setiap tahun selalu monitoring,” tutupnya. (*/tri))
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…