Categories: FEATURES

Intensifkan Pengawasan, Tak Penuhi Syarat Kembalikan ke Daerah Asal

   Senada disampaikan, Drh. Nyoman Alit selaku Katimja Karantina Hewan Papua. Ia mengatakan bahwa hingga saat ini di Papua penyakit rabies, PMK belum ditemukan. Kondisi ini bukan berarti pihak karantina tidak melakukan pengawasan secara ketat di lalulintas

  “Yang kami masih menjaga itu, rabies, PMK, LSB itu masih amanlah. Terus lalulintasnya kami memang melarang masuknya hewan pembawa rabies seperti anjing, kucing termasuk sapi juga belum bisa masuk ke sini (Papua),” jelas Alit kepada Cenderawasih Pos, Rabu (4/6).

   Pengawasan tersebut dilakukan Karantina seperti di pelabuhan, bandara, hingga perbatasan. Kata Alit pengawasan sangat berpengaruh dalam mencegah masuknya berbagai penyakit yang terjadi pada hewan.

  Menurutnya jika tidak ada pengawasan rutin dilakukan oleh karantina, maka akan banyak hewan-hewan rabies masuk ke Papua. Sebagai contoh pada tahun sebelumnya (2024) pihaknya telah mengembalikan sejumlah hewan anjing ke tempat asalnya, sementara untuk tahun 2025 belum ada.

  Alit mengaku, hewan ras terutama anjing di Kota Jayapura sudah mulai banyak. Jumlah tersebut jelasnya dikarenakan banyak yang beranak bukan karena penyelundupan. “Itu yang anak anjing disinikan beranak pinak, itu yang membuat tambah banyaknya populasi disini,” jelasnya.

  Di tempat yang sama, Intan Sifiani, selaku  APT ahli muda karantina Papua mengatakan bahwa dari Januari hingga Rabu, 4 Juni 2025,  penyelundupan  tumbuhan di Papua belum ditemukan oleh pihaknya. Tetapi pada tahun lalu (2024) pihaknya menemukan komiditas pertanian bawang merah tanpa dokumen dari Surabaya.

  “Kalau tanaman di lindungi tahun ini (2025) tidak ada, kalau tahun lalu (2024) ada tetapi kami telah serahkan ke BKSDA. Jadi karena memang, komunitas hewan, ikan dan tumbuhan yang dilindungi itu kami serahkan ke BKSDA,” jelas Sifiani.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Massa Wouma Kurima Telah Dipulangkan Usai Ritual Lepas Tali Panah

epala Suku Wouma Kurima Hamzah Lantipo menyatakan usai konflik pada 15 Mei lalu selanjutnya tak…

5 hours ago

Presiden Prabowo Dituding Telah Lakukan Kejahatan Luar Biasa

Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya,…

6 hours ago

Pelaku Pembakaran 17 Unit Motor Warga Pelabuhan Kondap Masih KJ

Diketahui, sebanyak 17 unit sepeda motor milik warga yang ada di sekitar Pelabuhan Kondap, Kelapa…

7 hours ago

Gerbang Menembus Pegunungan Demi Generasi Emas Papua

Perjalanan menuju Distrik Douw tidak mudah. Dengan menggunakan pesawat perintis dari Sentani, rombongan harus menempuh…

8 hours ago

Avanza Tabrak Beat, Pengendara Meninggal Dunia

Akibat insiden ini pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia. Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy…

9 hours ago

Penyaluran Daging Kurban Masjid Agung Baitul Rahman Wamena Capai 500 Penerima

– Panitia Idul Adha Masjid Agung Baitul Rahman Wamena menyalurkan 13 ekor daging kurban yang…

10 hours ago