Categories: FEATURES

99 Persen Disengaja, Kerugian Bisa Mencakup Aspek Ekologi, Ekonomi dan Sosial

  Namun jika hutan dan lahan terbakar maka akan lebih sulit memprediksi, mengingat jika tak  cepat ditanggulangi maka akan merembet ke kawasan pemukiman warga. Selain itu, asapnya bisa memberi dampak buruk bagi kesehatan, termasuk hilangnya fungsi hutan sebagai penyedia oksigen dan mematikan fungsi akar untuk menyimpan air.

  “Itu mungkin lebih pada dampak ekonomi dan ekologi tapi ada juga dampak social dan kesehatan dimana warga semakin banyak asap maka warga bisa memprotes karena menyebabkan sesak nafas dan ini ke kesehatan,” kata Ketua Masyarakat Peduli Api (MPA) Rumah Bakau Jayapura, Nur Kholik.

   MPA sendiri meruakan kelompok pencegah Karhutla di tingkat tapak yang bermitra dengan Brigade Pengendalian Karhutla KLHK – Manggala Agni.

Mirisnya kata Nur Kholik dari data sementara 99 persen kebakaran hutan dan lahan di Jayapura disebabkan karena factor manusia. Upaya membuka lahan dengan cara mudah, hemat dan efektif menjadi pilihan warga untuk membakar.

Padahal lanjut Nur Kholik ketika api tidak dikontrol maka akan terus merembet dan meluas. “Ini yang repot karena akan semakin sulit dipadamkan,” tambahnya. Bahkan tak menutup kemungkinan dampak dari karhutla bisa berkaitan dengan politik.

Contohnya saja di tahun 2019 lalu dimana Indonesia menjadi bulan – bulanan media asing yang menyoroti tingginya karhutla dan upaya penanganannya yang  dianggap belum terkoordinir baik. Bahkan di tahun yang sama Perdana Menteri Malaysia, Mahatir Muhammad bersurat ke Presiden Jokowi untuk memperhatikan karhutla mengingat asap dari Indonesia masuk sampai ke negara – negara tetangga.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…

19 hours ago

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

20 hours ago

Tahan Rasa Nyeri di Tulang Belakang, Demi Pulang Bawa Uang Untuk Keluarga

  Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…

21 hours ago

Warga Kampung Amunkay Harus Rela Antre Panjang untuk Dapatkan Mitan

Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari,  mereka datang dengan…

21 hours ago

Ada Monopoli Lapak Ilegal hingga Potensi Konflik di Pasar Otonom

   Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…

22 hours ago

250 Anak Terlantar di Mimika, Tidak Adanya Rumah Singgah Jadi Kendala

Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…

22 hours ago