Categories: FEATURES

Awalnya KTP Jadi Jaminan Ambil Roti di Pabrik, Kini Sukses Buka Lima Cabang

   “Semua yang berjualan adalah anak-anak Papua, yang kesehariannya juga sebagai mahasiswa di kota ini,” ujar Melki.

  Pendapatan dari berjualan tersebut mereka gunakan untuk biaya hidup sehari hari dan biaya pendidikan, rata rata di antara mereka tinggal di Asrama. Hal ini dilakukan untuk menghemat biaya hidup.

  Kata Melki, Rot-Bar Kompak digagas oleh kakak laki-laki mereka bernama Nelson Wanimbo. Lalu kemudian Nelson merekrut mereka untuk ikut bergabung, hingga kini sudah ada puluhan anak Papua yang berjualan di Rot-Bar.

   Sebelum membuka usaha ini, Nelson sempat belajar cara memanggang roti bakar di salah satu Mas-mas penjual roti bakar di Jayapura. Setelah mahir, ia mengajarkannya kepada adik-adiknya yang saat ini berjualan di Rot-Bar.

  “Di Rot-Bar Kompak, motivasi kami turunkan ko pu gengsi tingkatkan ko pu potensi,” kata Melki.

   Sebelum membuka beberapa cabang, Melki berkisah bahwa awal membuka usaha ini, KTP mereka sebagai jaminan di pabrik roti. Dan para penjual roti mempercayai mereka, dengan catatan setelah roti bakar habis terjual, harus menyetor atau membayar harga roti yang sebelumnya telah diambil.

   Seiring dengan berjalannya waktu, mereka kini telah memiliki modal sendiri dan KTP tidak lagi menjadi jaminan seperti 3 tahun silam. Dalam sehari, Rot-Bar Kompak yang berlokasi di Perempatan Perumnas menjual 20 hingga 50 roti bakar potongan besar. Buka sejak pukul 16:00 WIT hingga pukul 23:00 WIT.

  “Selagi kita masih kuat, maka bakerjalah untuk masa depan diri sendiri tanpa menyusahkan orang lain,” ujarnya. (*/tri)

Emison didampingi Melki saat memanggang roti bakar pesanan salah satu pembeli, Sabtu (28/9). (foto: Elfira/Cepos)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

1 day ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

1 day ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

1 day ago

Satu Staf BPBD Meninggal, Janji Bangun Jalan dengan Nama Simon Pampang

Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…

1 day ago

Antisipasi Masuknya Super Flu di Pelabuhan dan Bandara

Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…

1 day ago

Lampu Jembatan Merah Mati Gara-gara Kabel Dicuri

Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…

1 day ago