Namun dari keterangan dari penjaga toko jika kalau malam hari akses disitu ditutup, untuk itu kecil kemungkinan untuk digunakan jalur tersebut. Jadi, akses yang bebas bisa digunakan untuk menuju lokasi tersebut, anya disebelah kanan rumah/ruko orang tua korban. Hanya saja jika diteliti seksama maka akses ini sulit dilewati anak kecil mengingat pemaatangnya sempit dan rusak, rerumputan juga tinggi sehingga sulit untuk dilalui.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan telah mengambil keterangan dari 10 saksi. Polisi juga menyertakan alat lie detector atau alat untuk mengetes kebohongan. Alat ini biasa digunakan ketika terduga pelaku bersikeras tidak mengakui perbuatannya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
‘’Selama ini jarang anak-anak kita orang asli Papua yang masuk ke Akmil, Akpol maupun sekolah…
Dewan Pengurus Partai Golkar Papua Selatan melakukan percepatan melakukan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.…
‘’Untuk anak tidak sekolah ini, kita dorong melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua, pemerintah kabupaten,…
Mathius mengatakan, kerja bakti ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap aset kebanggaan masyarakat Papua. "Oleh…
Bagi Yani, memberikan rasa aman kepada warga adalah harga mati, meski kini ia harus mengandalkan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…