Categories: FEATURES

Pekerjaan Bukan Sebatas Profesi, Tapi Harus Dihayati sebagai Panggilan Hidup

Upaya YPPK Mendorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Melalui Kegiatan Rekoleksi

Seluruh Guru dan Pegawai Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katholik (YPPK) Fransiskus Asisi Kota-Kabupaten Jayapura mengikuti kegiatan rekoleksi di Aula Paroki  Kristus Terang Dunia Waena, Jumat (4/10) seperti apakah esensi dari kegiatan tersebut?

Laporan: Karolus Daot-Jayapura.

Sebagai guru dan karyawan atau staf, ada banyak suka dan duka yang dijumpai pada lingkungan kerja. Banyak hal terjadi tidak sesuai dengan harapan. Seperti halnya, seorang guru hanya menjalankan tugas berdasarkan profesi. Pun demikian pegawai hanya menjalankan tugas sesuai fungsi dan perannya.

  Kondisi ini tentu tidak dapat dipungkiri akan terjadi dalam setiap lingkungan pekerjaan. Sehingga kadang kala sikap saling acuh tak acuh akan timbul. Apalagi dengan perkembangan teknologi saat ini, kadang kala dunia komunikasi pada lingkungan kerja makin berkurang.

   Sebab semua orang akan sibuk dengan dunia digital, sehingga kebiasaan yang selama ini dibangun misalnya sebelum pulang ke rumah biasa diisi dengan waktu diskusi, cengkrama satu sama lain di ruang guru ataupun di halaman sekolah jarang terlihat.

  Waktu yang ada, justru  dimanfaatkan membuka media sosial. Kondisi ini terus terjadi setiap harinya, hingga akhirnya ruang dan jarak antara satu sama lain semakin terpisah. Lambat laun situasi seperti itu akan membuat hubungan semakin rengang. Sebab,  guru hanya datang untuk melaksanakan tugas sebagai pengajar. Begitu juga,  pegawai datang memenuhi waktu kerja di lingkungan sekolah.

   Bahkan tak ayal jika ada masalah   di dalam internal sekolah, baik antara pribadi maupun golongan, penyelesaiannya tidak dengan komunikasi, namun saling lempar pantun melalui pesan whatsapp ataupun media sosial lainnya. Kondisi seperti ini bukan lagi hal aneh lagi di dunia kerja. Namun sudah dianggap biasa. Ini terjadi karena semua orang terbiasa dengan dunia maya.

  Untuk mencegah hal ini, maka Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) Fransiskus Asisi Kota dan Kabupaten Jayapura melaksanakan kegiatan rekoleksi. Tujuannya untuk mendorong perkembangan pendidikan. Tidak hanya melalui peningkatan kualitas baik tenaga pendidik maupun peserta didik, namun juga semangat solidaritas atau persaudaraan diantara guru dan pegawai.

   Hal itu penting dilakukan untuk menyadari betul nilai mulia pekerjaannya, sehingga ia mampu mencintai pekerjaannya. Dengan cinta memungkinkan seorang guru dan karyawan untuk melihat pekerjaannya bukan hanya sebatas profesi, melainkan juga sebagai panggilan hidup yang dianugerahkan Tuhan.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Benahi Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…

41 minutes ago

Amperamada Desak PSN di Tanah Papua Dihentikan

   Massa aksi datang menggunakan dua unit mobil pikap dengan membawa sejumlah atribut, di antaranya…

2 hours ago

RSJ Abepura Siapkan Rehabilitasi dan Pelatihan Kerja ODGJ

Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…

4 hours ago

Sejarah, 13 Casis Lanud J.A. Dimara Lolos Pendidikan Tamtama TNI AU

Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…

5 hours ago

112 Tahun Injil di Skouw, Abisai Rollo Ajak Generasi Muda Setia kepada Tuhan

  Ibadah syukur yang berlangsung di Tugu Injil Pesisir Pantai Skouw, Kampung Skouw Yambe, tersebut…

6 hours ago

Kapolres: Dua penyelundup dengan satu kilogram ganja ditangkap di Biak

Dihubungi dari Jayapura, AKBP Arjuna mengatakan, dari pengakuan kedua tersangka, mereka ditangkap dalam dua hari…

7 hours ago