Categories: FEATURES

Anak Jalanan hingga ODGJ Banyak Berkeliaran, Anggaran Masih Jadi Kendala Utama

Mencermati Keberadaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di Kota Jayapura

Penyandang Masalah Kesejahteran Sosial (PMKS) ada hampir di semua daerah, termasuk di Kota Jayapura. Keberadaan mereka di tempat umum, sering kali terlihat nyata, seperti anak-anak jalanan maupun orang dengan gangguan jiwa. Lantas sejauh mana perhatian dan penanganan kepada mereka ini?

Laporan: Mustakim Ali

Kota Jayapura sebagai ibukota Provinsi Papua masih banyak menjadi tujuan masyarakat dari luar kota untuk mengadu nasib dan berharap kehidupan yang baik. Hanya saja, banyak yang tak miliki ketrampilan yang memadai, akhirnya menambah panjang daftar penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L Watak (FOTO:Takim/Cepos)

Tak hanya itu, meski berkomitmen mewujudkan sebagai Kota Ramah Anak, namun pada kenyataannya masih ditemukan anak-anak jalanan maupun pengguna lem aibon yang berkeliaran di jalan hingga larut malam. Selain itu, banyak juga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran, tanpa mendapat perhatian dan penanganan serius.

Keberadaan para penyandang masalah kesejahteraan sosial ini merupakan fenomena nyata di kota-kota besar, termasuk di Kota Jayapura. Dimana keberadaan mereka juga bisa menimbulkan permasalahan yang lebih kompleks.

Perhatian pemerintah terhadap nasib anak jalanan ini tampaknya belum begitu besar. Padahal mereka harus dilindungi dan dijamin hak-haknya, sehingga tumbuh menjadi manusia yang bermanfaat, beradab dan bermasa depan cerah.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

5 hours ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

5 hours ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

6 hours ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

6 hours ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

7 hours ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

7 hours ago