Categories: FEATURES

Beri Imbuan Sambil Berbelanja, Cara Persuasif yang Menyentuh Hati Pedagang

  Saat keduanya tiba di lokasi pedagang berjualan, di depan kantor Pertanahan Otonom, para pedagang sangat antusias menyapa Abisai Rollo dan Rustan Saru. Di bawah hujan gerimis, ABR-HARUS meminta pedagang untuk kembali ke pasar.

  “Mama, kita sudah buka portal ini, nanti masuk ke dalam sudah e, jam buka tutup juga kita sudah perpanjangan jadi, kami harap mama dong masuk d idalam,” seruan Walikota dan wakil walikota kepada para pedagang.

   Dengar imbauan itu, sontak pedagang menyahut,” Siap bapa Walikota, tapi kami berharap semua juga bisa masuk ke dalam,” ujar para pedagang yang saat itu berjualan di mata jalan.

  Di jam yang sudah malam, ABR-HARUS berjalan melewati lumpur dan juga genangan air untuk menghampiri pedagang satu persatu. Menariknya, saat menyampaikan tujuan kunjungannya bersama Pak wakil, terlebih dahulu membeli jualan pedagang. Alhasil, para pedagang pun merasa tersentuh dan menyambut upaya penindakan yang dilakukan oleh Pemkot Jayapura dengan sangat baik.

  Bagi Abisai Rollo, setiap pemimpin itu punya cara dan langkah yang berbeda dalam menangani berbagai macam persoalan, untuk masalah pasar sendiri ia mengedepankan langkah-langkah persuasif dengan pendekatan sosial yang tinggi.

  “Pedagang ini juga sebagian dari warga kita, jadi kalau kita kasi pemahaman yang baik dan santun saya yakin mereka akan dengarkan itu,” tuturnya.

   “Soal saya dan pak wakil berbelanja, itulah komitmen kami, bahwa tidak hanya saat kampanye saja kami borong dagangan, tapi saat jadi walikota dan berkunjung seperti ini juga kita harus beli,” lanjutnya.

  Kata Abisai Rollo, setelah jam operasional dan portal dibuka, diharapkan semua pedagang masuk ke dalam lingkungan pasar, termasuk yang berada di ruas jalan utama didepan gedung Papua Youth Creativ otonom.

  “Saat ini kita pastikan semua masuk berjualan di dalam pasar terlebih dahulu, dan kita akan tempatkan Satpol PP untuk memastikan semua pedagang sudah kembali ke dalam dan tidak ada lagi yang berjualan di mata jalan, ” ungkapnya.

   Para pedagang juga mengkwatirkan ketersediaan lapak di dalam pasar, dengan jumlah pedagang yang cukup banyak. “Intinya sekarang semua masuk dulu,  kalau memang ada kendala lagi di dalam, nanti kita akan bantu cari solusi,” ujar Wakil Walikota, Rustan Saru yang saat itu juga berada disamping walikota Abisai Rollo.

   Kata Rustan Saru, Pemkot akan terus melakukan upaya-upaya agar aktivitas di pasar otonom bisa kembali seperti dulu yang cukup ramai. “Sepinya pasar saat ini juga karena pedagang sebagian lari berjualan di mata jalan, namun dengan sidak ini kita berharap semua kembali didalam, agar bisa kembali seperti semula,” pungkasnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Percepat Pemulihan Listrik di Sumatera, Pemerintah Kirim 1.000 Genset

Pengiriman genset menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara telah mulai dilakukan pada Sabtu (27/12).…

1 day ago

Jangan Abaikan Anak di Malam Pergantian Tahun

Oleh karena itu, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, Deli Lusyana Watak…

1 day ago

Bawa Ganja, Seorang Pelajar SMA Dibekuk

Pengungkapan kasus pertama dilakukan sekitar pukul 15.30 WIT di ruang tunggu Pelabuhan Laut Jayapura, Distrik…

1 day ago

Pertamina Blokir 16 Ribu Lebih Barcode BBM Subsidi

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan pemblokiran tersebut dilakukan…

2 days ago

Kesadaran Untuk Taati Aturan Buang Sampah Masih Rendah

Andre (45) salah satu petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura yang…

2 days ago

Tinggal Tiga Hari, Dana Rp300 Miliar Belum Terserap

Menurutnya, hasil pemantauan dan evaluasi langsung di lapangan menunjukkan masih adanya ketidaksesuaian antara laporan administrasi…

2 days ago