Categories: FEATURES

Masyarakat Miskin Jangan Sakit Apalagi Meninggal di Jayapura

Sementara itu, dari DPRK Kota Jayapura juga sudah memberikan respon, yang awalnya minta Pemkot tuntaskan persoalan ini, namun belum ada kepastian, dan diketerang terakhir, DPRK akan memanggil Pemkot Jayapura dan Polresta.

DPRK sebagai lembaga legislatif tentu harus memberikan pengawasan terhadap apa yang dilakukan pemerintah khususnya dalam memastikan layanan publik yang maksimal. Karena,  hingga saat ini pemalangan TPU Buper Waena sudah berlangsung satu bulan lebih, padahal ini merupakan prasarana layanan publik yang seharusnya menjadi fokus prioritas pemerintah untuk memastikan berjalan aman dan nyaman.

Namun hal tersebut justru berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di TPU Buper Waena, oleh sebab itu Pemkot perlu sirus dan tuntaskan persoalan ini. Sementara itu keterangan Pemkot Jayapura melalui Plt Sekda, Evert N Merauje menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai upaya penyelesaian namun hingga saat ini masih belum ada titik terang.

Menurut beliau, Pemkot sudah melayangkan surat ke Polresta Jayapura untuk melakukan pembukaan palang, namun saat ini pihaknya masih menunggu. “Soal surat yang kita sudah kasi,namun arahan pak Kapolres agar dilakukan mediasi terlebih dahulu dengan pihak yang melakukan pemalangan, diharapkan dalam minggu ini bisa dilakukan agar minggu depan sudah bisa dibuka,” ujar Plt Sekda saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di kantor walikota, Kamis (30/1).

Dijelaskannya, sebenarnya Pemkot Jayapura tidak ada kaitannya dengan persoalan lahan TPU tersebut karena itu sudah sah menjadi milik Pemkot. “Lahan tersebut sudah sah milik Pemkot Jayapura dan sudah lunas dengan H. Manang, jika ada pihak lain yang mengkalim silakan buktikan di pengadilan,” tuturnya.

“Jika ada yang belum beres, tidak mesti harus seperti ini karena rakyat jadi korban. Perlu diketahui, sampai hari ini ada puluhan jenazah yang tidak bisa dikubur di lokasi tersebut karena masih dipalang,” lanjutnya. Namun kata Evert N Merauje, kedepan Pemkot Jayapura akan ambil langkah tegas jika hal ini masih terus dilakukan.

“Jika nanti setelah kita buka masih ada yang palang, maka kita akan perintahkan pihak berwajib untuk amankan dan langsung diproses hukum, karena jelas lahan itu sudah jadi sah milik Pemkot Jayapura,” tegasnya.(*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Obat Peserta JKN Masuk Tanggungan BPJS

   Kepala Bagian Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Dian Novita, mengatakan ketentuan…

9 hours ago

Pemprov Alokasikan Rp1Miliar untuk Kartu KASIH

  Gubernur Papua Matius D Fakhiri di Jayapura, Rabu, mengatakan Kartu KASIH disiapkan untuk memastikan…

10 hours ago

​Respon Keluhan Pedagang, Fasilitas Vital Pasar Otonom Segera Dibenahi

  Pertama, masalah penerangan atau lampu di dalam los-los pasar yang mati. Kedua, yang paling…

11 hours ago

​Semua Pedagang Pasar Otonom Dipastikan Dapat Lapak

  "Kita ke sini sesuai dengan perintah Pak Wali Kota untuk menata dan menertibkan Pasar…

12 hours ago

​Penataan Pasar Harus Diikuti Pengawasan yang Konsisten

   Suara nyaring datang dari kalangan pedagang asli Papua yang telah bertahun-tahun menggantungkan hidup di…

13 hours ago

Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah dari Penumpang Pesawat

Temuan senjata tajam ini terungkap saat petugas menggelar pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan penumpang yang…

13 hours ago