Categories: FEATURES

Lebih dari 700 turis dari Berbagai Negara Tiap Datang ke Isyo Hill

Bincang-bincang dengan Pendiri Ekowisata Isyo Hills Rephang Muaif, Alex Waisimon

Ekowisata Isyo Hills Rephang Muaif, salah satu spot wisata dunia, yang menyajikan keindahan satwa endemik Papua.

Laporan : Yohana_SENTANI

Kabupaten Jayapura memiliki salah satu kawasan ekowisata kelas dunia, yaitu  Isyo Hills Rephang Muaif, Distrik Nimboran, yang mana kawasan ekowisata ini pengunjung bisa melihat satwa endemik Papua yaitu burung Cenderawasih, Kasuari dan Mambruk.

Khusus untuk burung Cenderawasih ada 6 spesies, selain itu Kasuari dan Mambruk masing-masing satu spesies, hanya saja untuk Burung Kasuari Papua berbeda dengan Burung Kasuari dari daerah lainnya.

Untuk kawasan ekowisata itu sendiri, memiliki luas lahan 16 hektar yang berdiri dari Kampung Yenggu lama dan Yenggu Baru, setiap wisatawan yang ingin menyaksikan satwa endemik Papua ini, diwajibkan untuk menginap terlebih dahulu, karena untuk menjumpai secara langsung satwa-satwa tersebut, hanya dapat dilihat pada pagi hari.

Untuk menyaksikan langsung satwa endemik Papua ini, para pengunjung bisa merogok kocek Rp 1,5 juta untuk biaya perharinya.

Ada penginapan yang disediakan, waktu yang dibutuhkan bisa lebih dari 2 hari, yakni menginap di penginapan satu hari, lanjutkan perjalanan ke hutan, kemudian menginap di hutan karena pagi-pagi buta baru pengunjung dapat menyaksikan langsung satwa endemik Papua secara langsung.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wanita Korban Penembakan OPM Akhirnya Ditemukan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…

1 hour ago

Tiga Distrik di Puncak Alami Krisi Pangan dan Air

Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…

3 hours ago

Ratusan Murid SMAN 5 Jayapura Diduga Keracunan MBG

Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…

5 hours ago

BGN Sikat Rekening Janggal di 414 SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…

11 hours ago

Siap-siap, Puncak Kemarau 2026 Tiba

Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…

13 hours ago

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 days ago