

Alex Waisimon (foto:Yohana/Cepos)
Bincang-bincang dengan Pendiri Ekowisata Isyo Hills Rephang Muaif, Alex Waisimon
Ekowisata Isyo Hills Rephang Muaif, salah satu spot wisata dunia, yang menyajikan keindahan satwa endemik Papua.
Laporan : Yohana_SENTANI
Kabupaten Jayapura memiliki salah satu kawasan ekowisata kelas dunia, yaitu Isyo Hills Rephang Muaif, Distrik Nimboran, yang mana kawasan ekowisata ini pengunjung bisa melihat satwa endemik Papua yaitu burung Cenderawasih, Kasuari dan Mambruk.
Khusus untuk burung Cenderawasih ada 6 spesies, selain itu Kasuari dan Mambruk masing-masing satu spesies, hanya saja untuk Burung Kasuari Papua berbeda dengan Burung Kasuari dari daerah lainnya.
Untuk kawasan ekowisata itu sendiri, memiliki luas lahan 16 hektar yang berdiri dari Kampung Yenggu lama dan Yenggu Baru, setiap wisatawan yang ingin menyaksikan satwa endemik Papua ini, diwajibkan untuk menginap terlebih dahulu, karena untuk menjumpai secara langsung satwa-satwa tersebut, hanya dapat dilihat pada pagi hari.
Untuk menyaksikan langsung satwa endemik Papua ini, para pengunjung bisa merogok kocek Rp 1,5 juta untuk biaya perharinya.
Ada penginapan yang disediakan, waktu yang dibutuhkan bisa lebih dari 2 hari, yakni menginap di penginapan satu hari, lanjutkan perjalanan ke hutan, kemudian menginap di hutan karena pagi-pagi buta baru pengunjung dapat menyaksikan langsung satwa endemik Papua secara langsung.
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…