Categories: FEATURES

Lebih dari 700 turis dari Berbagai Negara Tiap Datang ke Isyo Hill

Tidak heran tempat ekowisata ini menjadi 50 besar terpopuler, karena dalam setahun hampir 700 lebih turis dari berbagai belahan bumi, membanjiri tempat ini, untuk menyaksikan secara langsung keindahan satwa endemik Papua tersebut.

Seperti yang diungkapkan pendiri ekowisata Isyo Hills Rephang Muaif, Alex Waisimon, ekowisata ini sudah berjalan sejak tahun 2015, dan ini merupakan tahun ke 10, setiap tahunnya antusias pengunjung selalu ramai, baik maca negara maupun lokal.

Bertolak dari latar belakangnya yang bekerja sebagai Pariwisata di Bali, dan memiliki pengalaman sebagai pembicara hingga ke luar negeri, menjadikan dirinya semakin lihai dalam mendidik putra-putri Kampung Yenggu Lama dan Yenggu Baru untuk dapat menjadi pemandu-pemandu wisata di daerahnya.

“Saya awalnya tidak ingin pulang, namun suatu ketika saya diingatkan dengan sebuah kalimat dari salah satu WNA, bahwa “pekerjaan saya sangat luar biasa, tetapi sayang masyarakat saya di Papua pemalas”, hal ini menjadi pukulandan motivasi terbesar bagi saya untuk harus pulang dan kembali membangunkan saudara -saudara saya yang masih buta dalam kemalasan, buta akan kekayaan alam yang Tuhan berikan,” katanya kepada Cenderawasih Pos, saat berkunjung ke Isyo Hills Rephang Muaif, Distrik Nimboran.

“Tekat saya semakin kuat untuk pulang dan membangun kampung saya, setelah Tante saya datang ke Bali dan menyuruh saya pulang, disaat itu saya langsung melepaskan semua pekerjaan saya dan langsung pulang ke kampung saya, untuk membangun Isyo Hills Rephang Muaif ini,”  terangnya lagi.

Mulai dari tahun 2015-2025, dirinya sudah berhasil mendidik dan mempekerjakan 15 karyawan yang merupakan putra asli Kampung Yenggu Lama dan Baru, serta 4 tour guide yang siap mengantar wisatawan untuk melihat langsung satwa endemik Papua.

“Satu mimpi saya adalah menjadi berkat bagi tanah Papua, saya siap membuka sekolah bagi setiap putra daerah yang ingin belajar mengembangkan pariwisata didaerahnya masing-masing,” terangnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Harga Cabai Rawit Stabil Rp 120 Ribu/Kg, Tomat Naik 20 Ribu/Kg

Salah satu pedagang komoditas pertanian sekaligus pemilik kios sembako, Sumarni, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi…

14 hours ago

TNI dan OPM Saling Berbalas Pantun

Dari pihak TNI menyatakan upaya penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata di kawasan Tembagapura, Kabupaten Mimika…

15 hours ago

Implementasi Otsus Masih Jauh dari Harapan Masyarakat

Sejumlah pihak menyebut kondisi ini terjadi karena adanya dinamika perubahan sosial, politik, ekonomi, dan tata…

16 hours ago

3.538 KK Terima Bantuan Sosial Tahap I

Ia berharap penyaluran bantuan dapat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat yang berhak menerima. Data penerima…

17 hours ago

Realisasi Janji Kampanye, 210 Ondoafi Segera Terima Honor

Menurutnya, kegiatan tersebut masih dalam tahap persiapan oleh panitia. Selain ibadah syukur, rencananya juga akan…

18 hours ago

Satreskrim Polres Jayapura Amankan Pelaku Curanmor Dan Barang Bukti

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali mengatakan, Sekitar pukul…

19 hours ago