Categories: FEATURES

Koridor Sempit dan Titik Gelap Ciptakan “ruang peluang” Kejahatan

Tak lupa aparat kepolisian atau pemerintah juga membangun kolaborasi yang sehat dengan admin grup warga. Jika ini ditopang panduan etika berbagi informasi termasuk mencegah normalisasi ujaran kebencian serta ajakan kekerasan maka perlahan-lahan publik akan memahami mana informasi yang valid atau real dan maka yang hoax atau fake.

Dengan mengikat tiga lapis intervensi yakni rekayasa ruang kota, penguatan ekonomi-sosial, dan higienitas informasi—Jayapura tentunya bisa menekan peluang curas sekaligus memulihkan ekosistem kepercayaan publik karena merasa aman di jalan dan tenang di gawai.

Melyana mencatat bahwa keamanan Jayapura tidak bisa dipulihkan hanya dengan razia dan patroli, karena akar persoalannya ada pada lintas-sektor. “Dengan lensa ‘keamanan manusia’ ala Barry Buzan, adanya begal atau curas mencerminkan gejala dari tata kelola yang belum inklusif, peluang ekonomi pemuda yang sempit, desain ruang kota yang memberi celah kejahatan, serta ekosistem informasi yang rawan disinformasi,” imbuhnya.

Jadi ia menyarankan untuk jalan keluarnya diterapkan harus simultan. Mulai dari pemerintahan yang transparan dan berbasis data, penguatan ekonomi malam yang aman dan berizin, rekayasa lingkungan mulai yakni penerangan, CCTV, jalur pulang aman, community policing yang memulihkan kepercayaan, serta layanan pemulihan korban yang manusiawi.

Lalu disaat yang sama, patroli informasi menjadi kunci untuk memutus kepanikan dan hoaks WhatsApp yang memperluas rasa takut melebihi risiko faktual. Pemerintah kota, kepolisian, dan komunitas perlu menyajikan kanal resmi cepat, klarifikasi berbasis data, serta literasi digital yang praktis di tingkat RT/kelurahan, kampus, dan kelompok pemuda.

“Kombinasi inisiatif ruang, ekonomi, sosial, dan informasi inilah yang akan mengerem peluang terjadinya tindak kriminal di jalanan sembari menumbuhkan kembali rasa aman dimana martabat warga dilindungi dan kepercayaan publik bisa menjadi fondasi kehidupan kota setelah senja,” tutup Melyana. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2 3 4 5

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

23 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

24 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

1 day ago

11 SPPG Masih Dibekukan, Program MBG Macet?

Penangguhan ini memicu kekhawatiran atas keberlangsungan distribusi nutrisi bagi masyarakat di wilayah tersebut. Krisis operasional…

1 day ago

Demi Harga Diri

Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…

1 day ago

Adhyaksa FC Tak Gentar Dukungan Suporter Tuan Rumah

Meski sebagai tim tamu, Ade merasa anak asuhnya tak gentar sama sekali. Ia mengaku pemainnya…

1 day ago