Categories: FEATURES

Koridor Sempit dan Titik Gelap Ciptakan “ruang peluang” Kejahatan

Melyana menyebut legitimitas dan akuntabilitas inilah yang memulihkan trust dan prasyarat utama pencegahan kejahatan jalanan. Lalu pada sektor ekonomi, begal sering berkelindan dengan pengangguran muda, peluang ekonomi malam yang sempit, dan ketimpangan akses.

Keamanan manusia menegaskan bahwa kerentanan ekonomi memicu perilaku berisiko terutama bila ada jaringan penadah atau “ekonomi bayangan” yang menerima barang curian. Alhasil solusinya bukan hanya patroli, tapi paket kebijakan peluang.

Yang bisa didorong yakni program kerja malam yang aman (night economy) di koridor terang dan terpantau, pelatihan keterampilan cepat bagi pemuda, dukungan usaha mikro OAP, serta intervensi berbasis komunitas untuk memutus rantai penjualan hasil kejahatan.

“Setiap rupiah untuk membuka lapangan kerja pemuda di titik rawan adalah investasi pencegahan kejahatan.Pada sektor sosial-budaya dan lingkungan, desain kota Jayapura kontur perbukitan, koridor sempit, dan titik gelap justru menciptakan ‘ruang peluang’ bagi pelaku,” bebernya.

Lanjut dosen yang menjabat sebagai pembantu dekan Fisip ini human security bisa mendorong rekayasa lingkungan. Mulai dari penerangan jalan bertenaga surya di lintasan rawan, CCTV terintegrasi disimpul mobilitas yang ditempatkan di halte, pasar, maupun jembatan, ini bisa menjadi jalur pulang aman bagi pekerja malam dan mahasiswa.

“Tak lupa transport publik dengan jadwal pasti hingga malam hari. Yang terjadi saat ini sulit pekerja pulang malam karena yang saya sebut di atas belum tersedia. Orang malah ketakutan pulang kerja malam apalagi ditempat yang memang minim cahaya,” imbuh Melyana.

Kemudian hal lain yang perlu disentuh adalah level sosial, penguatan norma komunitas, kegiatan pemuda berbasis budaya lokal, layanan konseling adiksi, serta edukasi keselamatan pribadi guna mempertebal penjagaan informal atau natural surveillance. Melyana menyebut bahwa kombinasi rekayasa ruang dan penguatan kohesi sosial justru terbukti menurunkan insiden kejahatan jalanan yang terjadi di banyak kota.

Ia memberi catatan bahwa untuk sektor keamanan langsung, pendekatan human security perlu menekankan perlindungan martabat korban dan pencegahan berulang. Ini artinya unit respons cepat di koridor rawan, investigasi yang menarget jaringan penadah, diversion dan restorative justice untuk pelaku muda yang pertama kali, serta layanan pascakejadian, pendampingan hukum, pemulihan psikologis, dan klaim asuransi mikro korban perlu ditata dan disiapkan.

Page: 1 2 3 4 5

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Langsung Usung Tiga Poin

Kontra Persis Solo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur menjadi pembuktian dari pelatih baru…

21 hours ago

“Tersandera” Kewenangan, 195 Hektar Kawasan Kumuh Mimika Sulit Dibenahi

Berdasarkan regulasi pembagian intervensi perumahan dan kawasan permukiman, pemerintah daerah tingkat kabupaten dibatasi oleh aturan…

22 hours ago

Pemkab Jayawijaya Salurkan Bantuan ke Distrik Kuyawagi

Wujud perhatian tersebut diwujudkan dalam kunjungan Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH ke Distrik Kuyawgi…

22 hours ago

Jalan Yongsu Spari–Yongsu Desoyo Tersisa 12 Kilometer

Bupati Jayapura, Yunus Wonda mengatakan  usai melakukan peninjauan jalan yang menghubungkan Kampung Yongsu Spari dan…

23 hours ago

Buka Pembahasan Perubahan APBD 2026, DPR Papsel Titip Sejumlah Aspirasi Masyarakat

DPR Provinsi Papua Selatan mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran…

24 hours ago

Perkuat Program Pendidikan Bersama Australia

  Minister-Counselor Bidang Politik dan Komunikasi Strategis Kedutaan Besar Australia, Nicola Campion, mengatakan pertemuan tersebut…

1 day ago