Categories: FEATURES

Terasa Berat  Harus Undur Diri, Berharap ada Kesempatan Kembali

Sejumlah Anggota DPR Papua yang Tak Lagi Duduk di Kursi Dewan Periode 2024-2029

Duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) nampaknya menjadi incaran politisi Papua. Bahkan mereka yang tak lagi terpilih pada Pemilu Legislatif lalu,  maupun yang kini maju sebagai calaon kepala daerah, masih berharap bisa kembali duduk di lembaga terhormat ini, pada kesempatan pemilu mendatang. 

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Ruangan sidang paripurna DPRD Provinsi Papua sontak bergemuruh tepuk tangan bertanda sebagai bentuk dukungan setelah ketua DPR Papua mengumumkan 13 nama anggota dewan yang akan berhenti dan berakhir masa jabatannya pada 31 Oktober 2024 mendatang.

   Ucapan perpisahan disampaikan ketika Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw memimpin sidang penutupan rapat paripurna penetapan Raperdasi APBD tahun anggaran 2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, pada Kamis (26/9) pekan kemarin.

  Rapat paripurna ini sekaligus rapat terakhir bagi dirinya di DPR Papua. Di hadapan Penjabat Gubernur Papua dan seluruh Pimpinan Forkopimda di lingkungan Pemprov Papua serta puluhan anggota dewan yang masih bertahan dan mengabdi di DPR Papua, Jhony mengatakan dengan berat hati ia meninggalkan gedung terhormat itu.

  Sontak saja, seluruh tamu undangan yang hadir dalam ruangan rapat itu tak terkecuali Anggota dewan dan pegawai negeri sipil (PNS) dari Pemprov Papua dengan spontan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada politisi Partai Nasdem itu untuk bisa berkarier ke jenjang berikutnya.

  Untuk diketahui, pria yang akrab  disapa JBR itu telah 20 tahun mengabdi di DPR Papua. Dirinya mengaku susah meninggalkan DPR Papua, mengingat 20 tahun adalah waktu yang tidaklah sedikit. Begitu banyak aspirasi dari masyarakat yang harus diperjuangkan.

   Waktu yang cukup lama, membuat dirinya seperti enggan untuk meninggalkan Kantor DPR Papua. Banyak suka duka ia telah jalani selama puluhan tahun itu, dan hampir semua jenjang, jabatan, struktur di DPR Papua hingga di pucuk pimpinan sudah ia lalui dan rasakan.

  “Bapa/ibu sekalian rasanya susah meninggalkan DPR Papua, sudah 20 kita bersama di DPR Papua begitu banyak aspirasi dari masyarakat yang masuk ke DPR dan bagaimana mana kami berjuang untuk bisa menjawab aspirasi dari masyarakat,” ungkap Jhony di hadapan tamu undangan yang hadir.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: DPRPPAPUA

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

2 days ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

2 days ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

2 days ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

2 days ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

2 days ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

2 days ago