Categories: FEATURES

Sidang Perlu Dipercepat Agar Semua Bisa Istirahat

Menyimak Isi Curhat Para Penegak Hukum di Jayapura (Bagian I)

Cukup jarang aparat penegak hukum duduk bersama dan saling curhat. Dari inisiasi Kejaksaan Negeri Jayapura itu bisa terjadi. Mereka namakan Tifa atau Tukar Informasi.

Laporan : Abdel Gamel Naser – Jayapura

Sebuah kegiatan yang bisa dibilang cukup jarang akhirnya bisa dilakukan pada Senin (2/10). Para pemangku kebijakan yang berkaitan dengan penegak hukum duduk bersama dan saling bercerita. Namun kebanyakan ceritanya adalah koreksi antar instansi.

Ini digagas oleh Kejari Jayapura yang menghadirkan Ketua Pengadilan Negeri Jayapura, Derman Nababan SH, Kepala Rupbasan Jayapura, Friyani Sannang, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon, Kapolres Jayapura, AKBP Fredricus Maclarimboen, Wakapolres Keerom, Kompol Don Pieter, Ketua Peradi Jayapura Pieter Ell SH, Kalapas Jayapura Sulistyo, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak, Sarlota, Plh Kabepas dan beberapa pejabat lainnya.

  Kajari Jayapura, Alexander Sinuraya SH MH menyampaikan bahwa ada mimpi lama yang perlu diwujudkan yakni mempertemukan para penegak hukum di Jayapura. Tak hanya kejaksaan tetapi juga pihak Lapas, Kepolisian, Advokad, Kehakiman dan juga Pengadilan yang dikemas dalam kegiatan yang disebut Tifa atau Tukar Informasi.

  Ini untuk mengoptimalisasi ICHA (Integdrade, criminal justice system) kata Alexander Sinuraya. Iapun menjelaskan bahwa kegiatan tatap muka untuk saling memberi koreksi dan masukan atau curhat antar lembaga penegak hukum ini dilakukan agar ada koreksi yang bisa menjadi masukan guna dilakukan perbaikan demi memaksimalkan pelayanan public.

  Keberhasilan dalam penegakan hukum bukan hanya berbicara satu lembaga atau instansi melainkan semua komponen penegak hukum. Jadi Bukan hanya keberhasilan satu isntansi tapi dari tahap awal hingga dieksekusi.

“Ini penting untuk membangun koordinasi sehingga dalam pelaksanaan tugas di Papua kita tidak tertinggal. Di Papua ada kekhususan sehingga saya berfikir jika saya melihat diri saya maka sy tidak akan bisa menilai jadi alangkah bagusnya yang menilai saya adalah orang lain,” kata Alexander di Hotel Aston kemarin.

  Ia mempersilahkan siapa saja mengoireksi kinerja instansi atau lembaga lain dengan catatan semua diterima sebagai masukan atau koreksi yang konstruktif. Inipun disambut positif dari  empat lembaga penegak hukum bahkan meminta untuk keigatan serupa dilakukan bulan depan.

“Silahkan sampaikan. Nanti hasil koreksi itu akan kami jadikan evaluasi. Rulesnya dalam Tifa tidak boleh emosi dan dendam. Saya pikir ada masalah yg tidak bisa diselesaikan selama mau dibicarakan,” tambahnya.

  Kepala PN Jayapura, Derman Nababan menyampaikan bahwa pengadilan adalah benteng terakhir penegakan hukum. Proses baik kepolisian kejaksaan maupun para advokad nantinya semua bermuara di pengadilan. Dikatakan Nababan bahwa ketika penegakan hukum miring di penyidikan atau penuntutan maka peradilan nya yang disorot dianggap tidak fair dan ujung ujungnya para hakim atau pimpinan pengadilan yang menjadi sorotan.

  Disini Nababan menyinggung soal agenda sidang yang dilakukan hingga larut malam. Ia sendiri ternyata tidak setuju dengan penerapan ini dan meminta sidang dilakukan lebih awal yang dimulai pukul 09.00 WIT. Ia meyakini banyak yang kelelahan maupun tidak fokus bila sidang dimulai sore hingga larut malam.

  “Ketika saya masuk itu sampai larut malam dan ini masih berlanjut sampai sekarang. Bahkan sidang offline juga masih banyak yang dilakukan malam hari meski tidak sampai larut,” bebernya. Disini ia meminta agar perlu  mempercepat pendropan tahanan  dari Lapas untuk bisa disidang lebih pagi.

  “Kita harus carikan solusi agar bagaimana bisa sidang pagi. Teman-teman kejaksaan paling tidak bisa mempercepat. Sidang jam 9 dan sore selesai dan saya juga bisa pulang istirahat,” harapnya. Nababan mengungkapkan bahwa terkadang saking kelelahan ia masih menemukan anak buahnya yang tertidur. Di sini Ketua PN mengaku tidak menyukai hal tersebut dan langsung memberikan teguran keras.

“Oh saya bantai, itu juga terkait jam masuk keluar kantor dan saya bilang hargai waktu. Cepat kerja dan pulang lebih cepat itu juga baik,” tegasnya.

   Meski begitu diakui ada hal positif lainnya yang diperoleh dari perubahan – perubahan yang dilakukan terutama berkaitan dengan tindakan pindana korupsi ada yang harus segera disidang.

“Dulu PN Jayapura peringkat 20 tapi sekarang sudah peringkat 9,” bebernya. Selain memberikan masukan, Ketua PN juga mengapresiasi langkah – Kapolresta Jayapura yang dianggap luar biasa dalam pengamanan sidang di pengadilan. Ia dan pegawainya tidak perlu takut karena aparat sudah ada sejak pagi memberi kenyamanan.

   “Bahkan mungkin sebelum saya bangun aparat sudah berjaga – jaga. Saya mencontohkan, hakim di Amerika itu memang dijaga ketat karena ia harus diberi rasa nyaman dan tak boleh takut dan saya pikir kapolres sudah memberikan  itu,” pujinya.

   Kapolres, Kombes Pol Victor Mackbon juga mengapresiasi agenda yang digagas Kajari, Alexander ini. Ia menyatakan bahwa lembaga penegak hukum di Papua juga harus bekerja ekstra dan lebih  serta jangan selalu menunggu arahan Jakarta. (bersambung)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago