Categories: FEATURES

Tangani Laporan Awal Mulai Korban Tenggelam, Kasus Kriminal hingga Bunuh diri

   Dia meghimbau kepada warga yang suka nongkrong di sepanjang Jembatan Merah agar jangan jadikan tempat tersebut sebagai tempat konsumsi miras, tempat untuk memancing ikan dan jangan dijadikan tempat untuk percobaan bunuh diri, dan jembatan bukan tempat parkir mobil atau kendaraan roda dua.

  Sementara itu kata Yusuf dan Rusdin, personel polisi dari Satpolair yang menjaga di Pos pengamanan Jembatan Merah Pantai Holtekamp mengatakan bahwa kasus yang sering sekali dilaporkan oleh masyarakat di sepanjang jembatan merah dan Pantai Holtekamp adalah adalah kasus penjambretan, begal, lakalantas, dan percobaan bunuh diri.

  “Yang paling sering terjadi itu jambret, biasanya. Kadang kalau masyarakat yang jambret pasti langsung lapor kesini sebagai pos terdekat untuk kita tindakan,” kata Muh Yusuf dan Ali Rusdin kepada Cenderawasih Pos, Kamis (29/8) lalu.

  Tak hanya itu, perilaku yang sering ditemukan di jembatan merah, kata Yusuf, ialah pengguna jalan yang kurang disiplin, seperti berhenti dan parkir di tengah jembatan yang bukan tempatnya, serta yang sering terjadi yaitu melawan arah.

  “Macam kemarin saya piket ada orang yang mabuk bahwa kendaraan melawan arus, dia dari venue dayung seharusnya dia ambilnya jalur kiri tidak di kanan,   tabrak lah di tengah jembatan,” jelas Yusuf.

  Lanjut Yusuf dan Rusdin kecelakaan yang paling sering terjadi di tempat tersebut disebabkan Karena pengemudi membawa kendaraan di bawah pengaruh minuman keras. Dijelaskan keduanya bahwa pos tersebut digunakan sebagai tempat penanganan awal dari segala macam laporan masyarakat di wilayah itu, terkait dengan kejahatan, dan peristiwa dan lain sebagainya sebelum ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

  Di tempat yang sama Rusdin mengatakan bahwa, yang menjadi masalah adalah jembatan merah dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk dijadikan tempat memancing ikan, padahal tempat itu tidak diperkenankan untuk melakukan hal tersebut.

  “Perbuatan itu adalah biang dari masalah, karena parkir kendaraannya di atas jembatan itu. Inikan “jalan tol”, seharusnya tidak boleh ada motor, mobil tidak boleh parkir di dalam juga,” ujar Rusdin kepada Cenderawasih Pos.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pelaksanaan PSN Tetap Terkawal di Tengah Memanasnya Film Pesta Babi

Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…

2 days ago

HIV Masih Tinggi, Tak Bisa Hanya Ditangani Nakes

Ketua Pelaksana Harian KPA Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan penanganan HIV tidak bisa hanya dilakukan…

2 days ago

Persiapan Kembalikan Massa, Pemkab Lanny Jaya Siapkan Prosesi Adat Lepas Panah Secara Budaya

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan akan mempersiapkan mobilisasi massa kembali.  Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom…

2 days ago

Tan Monj Terpilih Diharapkan Jadi Duta Wisata Daerah

Kegiatan budaya tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama sejumlah pejabat…

2 days ago

Libatkan Sekjen KNPB Untuk Paparkan Materi Manajemen Konflik

Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…

2 days ago

Efisiensi Anggaran Diprediksi Picu Penurunan Hewan Kurban

Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…

2 days ago