Categories: FEATURES

Infrastruktur, Kesejahteraan Guru hingga Pendidikan Karakter Jadi Masalah Utama

  Untuk itu, kata Christian, masalah infrastruktur ini segera diselesaikan di tengah efisiensi anggaran yang terjadi. Selain itu, masalah lainnya, kata Christian, adalah sumber daya manusia. Di mana-mana semua guru berteriak tentang lambatnya naik pangkat, susahnya mendapatkan akreditasi dan sulitnya melakukan peningkatan kapasitas kemampuan di sekolah-sekolah kejuruan.

  “Bahkan, ada sekolah-sekolah khusus yang guru-gurunya mulai berkurang,” kata Christian.

  Lalu masalah lainnya juga adalah minimnya partisipasi masyarakat soal pendidikan. Hal ini ditandai dengan masih terjadinya pemalangan sekolah di mana-mana, banyak anak sekolah tidak mendapat peluang untuk menggunakan transportasi umum.

  “Bahkan kita kerap mendengar bahwa sebagian anak sekolah juga terlibat dalam narkoba, terlibat kekerasan dan bahkan ada sebagian guru yang tidak jujur,” ujarnya.

  Christian berkeinginan agar ke depan, tidak ada lagi pelajar yang terlibat dalam kasus narkoba, seks bebas, kekerasan dan tindakan lainnya. “Itu yang kita mimpikan, bahwa suatu saat semua hal-hal yang berkaitan dengan kekurangan dan kelemahan tidak ada keterlibatan anak sekolah di dalamnya. Jika kita mampu melakukan itu, maka kita bisa menjadi pemenang pendidikan,” kata Christian.

  Selain itu, Christian juga menyoroti karakter sebagai faktor utama tingginya kasus menyontek di sekolah. “Masalah utama pendidikan kita hari ini adalah karakter. Kalau karakter dibangun dengan baik, maka praktik-praktik seperti menyontek bisa ditekan,” kata Christian.

Ia menyebut tindakan sederhana seperti memberi salam kepada orang yang lebih tua mencerminkan nilai karakter. Pembiasaan sikap-sikap positif sejak dini, menurutnya perlu menjadi bagian dari sistem pendidikan.

  “Karakter itu dibentuk dari hal-hal kecil, karena itu saya mendukung gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia. Di dalamnya ada kebiasaan bangun pagi, makan bergizi, berdoa, olahraga, hingga bersosialisasi,” ujarnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tahan Rasa Nyeri di Tulang Belakang, Demi Pulang Bawa Uang Untuk Keluarga

  Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…

10 hours ago

Warga Kampung Amunkay Harus Rela Antre Panjang untuk Dapatkan Mitan

Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari,  mereka datang dengan…

10 hours ago

Ada Monopoli Lapak Ilegal hingga Potensi Konflik di Pasar Otonom

   Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…

11 hours ago

250 Anak Terlantar di Mimika, Tidak Adanya Rumah Singgah Jadi Kendala

Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…

11 hours ago

Langsung Usung Tiga Poin

Kontra Persis Solo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur menjadi pembuktian dari pelatih baru…

12 hours ago

“Tersandera” Kewenangan, 195 Hektar Kawasan Kumuh Mimika Sulit Dibenahi

Berdasarkan regulasi pembagian intervensi perumahan dan kawasan permukiman, pemerintah daerah tingkat kabupaten dibatasi oleh aturan…

12 hours ago