Categories: FEATURES

Persoalan yang Tak Kunjung Selesai di Darat, Akhirnya Terbawa Sampai di Laut

Keresahan Warga Kampung di Pesisir Pantai Soal Sampah Kiriman di Kota Jayapura

Dari rangkaian kunjungan turun kampung (Turkam) di sejumlah kampung adat, khususnya di daerah pesisir Kota Jayapura, hampir semua mengeluhkan sampah kiriman dari kota yang hanyut di Sungai dan terhambur kampung mereka.

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Masyarkat di Kota Jayapura yang tinggal di darat, selama ini mungkin banyak yang belum menyadari, bahwa akibat membuang sampah sembarangan, warga di pesisir pantai terkena dampaknya. Tak hanya itu, sampah-sampah juga sering menghiasi daerah wisata pantai yang ada di Kota Jayapura.

Beberapa kampung pesisir yang mengeluhkan dampak sampah kiriman ini, mulai dari Kampung Nafri, Tobati, Enggros, Distrik Abepura, Kayo Pulau hingga Kampung Kayu Batu di Distrik Jayapura Utara. Upaya pembersihan pantai sering dilakukan, namun kurangnya kesadaran warga kota dalam membuang sampah, akhirnya sampah hanyut dan terdampar di kampung mereka lagi.

Terutama pasca banjir, ketika angin kencang dan gelombang laut naik, kondisi tumpukan sampah sering di sejumlah kampung pesisir ini. Kondisi inipun mendapatkan kecaman dari masyarakat kampung pesisir pantai, terhadap oknum warga yang membuang sampah di sembarang tempat terutama di wilayah perkotaan.

Melihat kondisi itu terus terjadi di kampung tersebut, warga akhirnya menyampaikan keluhannya kepada Walikota Jayapura, Abisai Rollo. Keluhan ini menyoroti masalah lingkungan yang serius dan membutuhkan perhatian segera dari Pemerintah kota (Pemkot).

Dari pantauan Cenderawasih Pos, seperti di Kayu Batu tumpukan material yang terdampar di pinggir pantai kampung tersebut berupa batangan kayu kecil hingga sedang, buah kelapa, botol minuman, hingga aneka jenis sampah plastik lainnya terlihat di sana-sini. Tak hanya itu dampak dari banyaknya sampah tersebut kondisi air laut pun tampak berubah warna menjadi hitam pekat dan coklat.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

5 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago