Di sisi lain, pemerintah juga mendorong peningkatan kapasitas nelayan tradisional agar mampu melaut lebih jauh dengan kapal yang lebih besar. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan nelayan.
“Perlu perubahan mindset. Nelayan tidak hanya melaut harian, tetapi bisa beroperasi lebih lama di laut dengan dukungan fasilitas yang memadai,” ujarnya.
Dari aspek hilirisasi, Iman menilai sektor perikanan Papua masih menghadapi kendala pada kesinambungan pasokan bahan baku. Akibatnya, aktivitas ekspor sering terhenti karena bergantung pada hasil tangkapan tradisional.
Ia menekankan pentingnya pembangunan pelabuhan perikanan sebagai solusi utama. Saat ini, Papua belum memiliki pelabuhan yang memadai untuk mendukung aktivitas kapal besar. “Kita harus punya pelabuhan sendiri. Ini kunci agar hasil tangkapan bisa didaratkan di Papua dan memberi nilai tambah bagi daerah,” tegasnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…