Di sisi lain, pemerintah juga mendorong peningkatan kapasitas nelayan tradisional agar mampu melaut lebih jauh dengan kapal yang lebih besar. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan nelayan.
“Perlu perubahan mindset. Nelayan tidak hanya melaut harian, tetapi bisa beroperasi lebih lama di laut dengan dukungan fasilitas yang memadai,” ujarnya.
Dari aspek hilirisasi, Iman menilai sektor perikanan Papua masih menghadapi kendala pada kesinambungan pasokan bahan baku. Akibatnya, aktivitas ekspor sering terhenti karena bergantung pada hasil tangkapan tradisional.
Ia menekankan pentingnya pembangunan pelabuhan perikanan sebagai solusi utama. Saat ini, Papua belum memiliki pelabuhan yang memadai untuk mendukung aktivitas kapal besar. “Kita harus punya pelabuhan sendiri. Ini kunci agar hasil tangkapan bisa didaratkan di Papua dan memberi nilai tambah bagi daerah,” tegasnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…
Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…
Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…
Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Irwanto F. Halitopo, mengatakan keberadaan kapal tersebut memiliki peluang untuk…