Di sisi lain, pemerintah juga mendorong peningkatan kapasitas nelayan tradisional agar mampu melaut lebih jauh dengan kapal yang lebih besar. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan nelayan.
“Perlu perubahan mindset. Nelayan tidak hanya melaut harian, tetapi bisa beroperasi lebih lama di laut dengan dukungan fasilitas yang memadai,” ujarnya.
Dari aspek hilirisasi, Iman menilai sektor perikanan Papua masih menghadapi kendala pada kesinambungan pasokan bahan baku. Akibatnya, aktivitas ekspor sering terhenti karena bergantung pada hasil tangkapan tradisional.
Ia menekankan pentingnya pembangunan pelabuhan perikanan sebagai solusi utama. Saat ini, Papua belum memiliki pelabuhan yang memadai untuk mendukung aktivitas kapal besar. “Kita harus punya pelabuhan sendiri. Ini kunci agar hasil tangkapan bisa didaratkan di Papua dan memberi nilai tambah bagi daerah,” tegasnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…
–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…
Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…
Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…
Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…
Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…