

Pedagang Pasar Sentral Timika, Kahar, saat sedang melayani seoran pembeli, Selasa (28/1). (Cepos/M Wahyu Welerubun)
MIMIKA – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Sentral Timika terpatau normal setelah sebelumnya sempat anjlok.
Pantauan Cenderawasih Pos di Pasar Sentral Timika, Selasa (28/1), cabai rawit kini Rp 70 ribu per kilogram dari harga sebelumnya, Rp 60 ribu per kilogram. Kemudian, tomat dijual dengan harga Rp 40 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram.
Pedagang Pasar Sentral Timika menyebut, kondisi ini sudah mulai berlangsung dalam satu minggu terakhir.
“Sudah satu minggu ini,” singkat Kahar, seoran pedagang sembari melayani konsusmen yang sedang berbelanja.
“Begini sudah om kalau awal tahun, harga-harga suka naik turun, nanti kita lihat lagi setelah Januari ini,” sahut Ais, pedagang lainnya yang berada di seberang.
Sementara itu, harga komoditas lainnya seperti bawang putih dan bawang merah dijual dengan harga Rp 60 ribu dari harga sebelumnya Rp 55 ribu.
Kemudian, cabai merah keriting dijual Rp 60 ribu dari harga sebelumnya Rp 70 ribu per kilogram, sayur kol Rp25 ribu perkilogram, sayur bayam, kangkung, sawi dan sejenisnya Rp5000 per satu ikat.
“Jadi itu dia normal,” kata Ais menambahkan.
Pedagang mengungkapkan bahwa barang-baranh dagangan tersebut sebagian didatangkan dari luar, sebagian diambil dari petani lokal di Timika yang dijual ke distributor.
Setelah sampai di tangan distributor, para pedagang di Pasar Sentral Timika kemudian membelinya untuk diecer kepada masyarakat. (mww/fia).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Salah satu sanksi yang berat, yakni menghukum Persipura tanpa penonton dalam laga kandang selama satu…
Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang warga negara asing asal Papua Nugini…
Dalam konferensi pers yang digelar pada, Sabtu (16/5) di Wamena, para mahasiswa menilai konflik tersebut…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, kembali mengingatkan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk menerapkan prinsip…
Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menegaskan komitmennya mempercepat pembukaan akses wilayah terpencil di Papua, khususnya…
LL ditangkap karena diduga memiliki narkotika jenis ganja. Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait…