Categories: EKONOMI BISNIS

Harga Beras Medium dan Premium  Naik, Pedagang Mengeluh

SENTANI-Harga beras medium dan premium di pasar tradisonal di Sentani, Kabupaten Jayapura juga ikut mengalami kenaikkan harga, menyesuaikan harga nasional yang naik.

David selalu pemilik kios sembako di Pasar Pharaa Sentani mengatakan, harga beras medium dan premium mengalami kenaikkan harga per kemasan mulai dari Rp 10 ribu,  baik merek 99, Kano, karung kuning dan lainnya.

Naiknya harga beras disebabkan karena hasil panen petani di Jawa kurang maksimal, karena pengaruh kemarau sehingga berdampak pada hasil produksi beras petani.

Walaupun demikian kata David untuk beras Bulog harganya tetap stabil belum ada kenaikkan ia jual mulai dari Rp 12-13 ribu/ kg. Sedangkan beras medium dan premium ia jual mulai Rp 14 -16 ribu /kg.

Ia mencontohkan untuk beras  premium merek  99 kemasan 5 kg,  sebelumnya hanya Rp 80 ribu sekarang sudah Rp 90 ribu ada kenaikkan Rp 10 ribu dan beras medium warna karung kuning kemasan 10 kg dari sebelumnya Rp 135 ribu sekarang Rp 145 ribu.

Walaupun demikian, untuk stoknya masih aman dan penjualan memang sedikit mengalami penurunan karena  warung makan maupun restoran yang terbiasa memasak menggunakan beras premium dan medium mengurangi pembelian.

“Selain harga beras medium dan premium, harga gula pasir juga naik,  sekarang Rp 16 ribu/kg dari sebelumnya hanya Rp 15 ribu/kg. Kalau naiknya harga gula pasir langsung dari pabrik,”ungkapnya, Jumat (29/9) kemarin.

Ditambahkan, untuk harga telur Anpu, tepung terigu dan minyak goreng menurutnya masih cukup stabil, stoknya aman dan pengiriman juga lancar tidak ada masalah beda dengan beras.

Sementara itu, Rusdi penjual bawang merah dan putih di pasar pharaa Sentani mengaku, untuk harga bawang merah kiriman Surabaya ia masih jual Rp 50 ribu/kg walaupun sekarang sudah turun ada yang jual Rp 45 ribu/kg, Pasalnya, ia belum jual turun karena bawang merah yang dijual masih stok lama tapi kalau sudah habis dan beli baru maka harganya disesuaikan juga. Sedangkan harga bawang putih masih Rp 45 ribu/kg.

Untuk di Pasar Pharaa Sentani sendiri kebanyakan dijual bawang merah kiriman tidak lokal dari Arso walaupun lebih mahal namun pembelinya lebih suka bawang Merah Surabaya karena bersih dan besar-besar. (dil/ary)

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

6 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

7 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

8 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

9 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

10 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

11 hours ago