Categories: EKONOMI BISNIS

Penjualan Beras Eceran Mendominasi

JAYAPURA – Permintaan beras eceran di pasar tradisional lebih tinggi dibandingkan beras dalam kemasan. Pasalnya harga beras eceran lebih terjangkau.

Narto penjual beras di Pasar Sentral Youtefa mengakui bahwa permintaan beras eceran sehari bisa sampai 50 kg bahkan lebih.

“Meski permintaannya tidak banyak, kadang 1 kg, 2 kg dan paling banyak 5 kg.  Ada beras Bulog, beras karung kuning hingga beras 99,”ujarnya.

Diakuinya, hingga saat ini pihaknya masih dominan sediakan beras 50 kg, untuk beras Bulog dan karung kuning, karena permintaan eceran masih tinggi.  “Kami juga sediakan beras SPHP tetapi tidak begitu banyak, karena permintaan eceran lebih besar dimana untuk harga eceran Rp 13 ribu/kg,  sementara kemasan 5 kg Rp 65 ribu,’’terangnya.

Sementara untuk beras karung kuning Rp 740 ribu/ 50 kg, eceran Ro 15 ribu/kg, beras Bulog 50 kg Rp 640 ribu – Rp 650 ribu, sementara beras 99 Rp 18 ribu/kg.

Hal serupa juga disampaikan Hasni, penjual beras lainnya yang juga mengakui lebih banyak melayani permintaan beras eceran.

“Kami menyesuaikan permintaan pasar, karena konsumen lebih sering beli beras ukuran 1 kg  ke atas, maka lebih  optimal jika kami menyediakan beras 50 kg untuk dijual eceran, kalau kemasan SPHP sayang kalau dibuka-buka untuk permintaan eceran, “ungkapnya.

Menurutnya, untuk harga sama saja, eceran Rp 13 ribu sementara SPHP Rp 65 ribu/5 kg, namun karena kebutuhan konsumen terbatas jadi sebagai penjual, pihaknya menyesuaikan. (ana/ary)

Juna Cepos

Recent Posts

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

3 hours ago

KONI Bukan Tempat Mencari Keuntungan

Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…

9 hours ago

Terima Pesanan dari 24 Negara, Omset Hampir Rp 1 Miliar/Bulan

Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…

11 hours ago

Ny. Elisabet Flassy Wandik Terima Penghargaan Nasional

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…

13 hours ago

Diduga Salah Tangkap, Ketua Partai Babak Belur Dianiaya Oknum Polisi

Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…

14 hours ago

Menko Zulhas: Program MBG Boros Anggaran Rp 1 Triliun per Bulan

Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…

15 hours ago