

Penjual daging sapi yang berada di Pasar Youtefa Abepura, senin, (27/6). Saat ini permintaan daging sapi masih sepi. (foto: Foto Karel/Cepos)
JAYAPURA-Asis Tanding, salah satu penjual daging sapi di Pasar Youtefa Abepura mengatakan omzet penjualanya menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H sangat sepih. Hal ini dia katakan karena omzet pemasukannya setiap hari hanya Rp 2-3 juta/hari.
Menjelang hari raya Kurban saat ini juga harga daging sapi masih normal, meski dilain sisi banyak masyarakat mencari hewan kurban termasuk sapi.
“Biasanya omzet saya secara normal bisa capai Rp 6-7 juta/ harinya,”Ujar Asis, senin, (27/6).
Menurut Asis sepinya penjualan daging sapi menjelang hari Raya Idul Adha bukan hal yang baru, tetapi sudah menjadi hal biasa.
“Sudah biasa begini, karena pembeli rata-rata fokus urus pendaftran anak anaknya di sekolah,” ucap Asis.
Asis menerangkan harga daging sapi Rp 140 ribu/kg, tulang Rp 70 ribu/kg sedangkan usus bersih Rp 70 ribu/kg dan usus Kotor Rp 60 ribu/kg. “Harga masih normal, nantinya pada saat hari Raya Idul Adha 1443 H pasti normal”, imbuhnya.
Asis menjelaskan untuk daging sapi yang mereka jual saat ini semuanya sapi sehat yang mana mereka ambil langsung dari peternak di daerah Koya dan Arso. “Daging yang kami jual ini daging segar karena setiap hari ada pemotongan sapi untuk penjualan,”Ujar Asis Tanding.
Hal senada dikeluhkan oleh Arnold penjual daging sapi yang berada di jalan Baru Youtefa Abepura dikatakannya penjualan daging sapi menjelang Hari Raya ldul Adha 1443 tahun ini masih sangat sepih yang mana setiap harinya mereka hanya bisa menjual 1 ekor sapi. (CR-267/gin)
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…
Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…
Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…