Categories: EKONOMI BISNIS

Pembatasan Penumpang Kapal Permudah Pelayanan

Aktivitas penumpang di atas KM. Ciremai yang merupakan salah satu kapal yang mengangkut penumpang mudik dari Papua ke arah ke barat, Senin (27/5) kemarin. ( FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Menghadapi lonjakan penumpang kapal menjelang Hari Raya Idul Fitri,  Pelni melakukan pembatasan penumpang, dimana penumpang di Pelabuhan Jayapura dibagi secara merata untuk masing-masing kapal yang masuk ke Pelabuhan Jayapura.

  Pembagian penumpang tersebut dibatasi sesuai dengan kapasitas kapal yakni 2.000 penumpang setiap kapal.  Hal ini dilakukan Pelni Jayapura mulai dari minggu pertama Lebaran dan ke depan akan terus ditertibkan.

 Kapten Kapal Ciremai Muhary Widiyono mengatakan,  pihaknya sangat terbantu dengan adanya pembatasan penumpang yang dilakukan Pelni Jayapura. Hal ini selain memberikan kenyamanan bagi para penumpang, juga memberikan dampak positif bagi pihaknya yakni berlayar sesuai dengan aturan yang seharusnya.

“Sekarang sudah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, yang mana saat ini jumlah penumpang yang diizinkan naik ke kapal sesuai kapasitas kapal yakni 1.700 sampai 2.000 penumpang dibandingkan tahun sebelumnya penumpang kapal bisa mencapai 3.000 – 4.000 penumpang.  Dengan muatan yang berlebihan untuk satu kapal, akan berdampak resiko bagi penumpang maupun kami,” terangnya, kepada Cenderawasih Pos, Senin (27/5) kemarin.

 Diakuinya, dengan pembatasan penumpang yang dilakukan Pelni tersebut semua kapal yang melayani pada saat momen Lebaran juga merata dalam hal mengangkut penumpang. Khusus pada Lebaran kali ini sebanyak 5 kapal yang melayani rute Jayapura – Jakarta dan masing-masing kapal muatan penumpangnya disesuaikan dengan kapasitas kapal yakni tidak lebih dari 2.000 penumpang.

Sementara itu, Kepala Pelni Jayapura Harianto Sembiring mengatakan,  pembatasan penumpang yang pihaknya lakukan ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dengan harapan penumpang tidak menumpuk pada satu kapal saja.

 “Untuk lebih menertibkan pelayanan kepada masyarakat,  kami tidak dapat bergerak sendiri, kami membutuhkan pihak lainnya dalam hal ini pengelola pelabuhan, dengan harapan setiap penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Jayapura bisa lebih diperketat lagi, terutama dalam hal pemeriksaan tiket hingga pembatasan bagi para pengunjung yang mengantarkan penumpang, sehingga layanan di Pelabuhan Jayapura semakin maksimal,” terangnya. 

 Ditambahkan, sistem pembatasan penumpang yang pihaknya lakukan ini sampai hari terakhirt KM Tidar masuk di Pelabuhan Jayapura pada Selasa (28/5) jumlah penumpang tetap sama yakni hanya 2.000 penumpang. (ana/ary)

newsportal

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

23 hours ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

24 hours ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

1 day ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

1 day ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

1 day ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

1 day ago