

Suasana lapak pedagang eceran di Pasar Sentral Timika, Jumat (24/10). (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Tiga jenis komoditas di Pasar Sentrapl Timika, tepatnya di pedagang eceran terpantau mengalami kenaikan harga. Berdasarkan pantauan media ini, Jumat (24/10), tiga komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya adah tomat, jeruk lokal dan wortel.
Seorang pedagang eceran di Pasar Sentral Timika yang akrab disapa Mama Rio menyebutkan, saat ini tomat dijual dengan harga Rp35.000 per kilo dari sebelumnya Rp25.000. “Karena sekarang tomat lagi kosong atau stoknya sedikit di pasar,” kata Mama Rio.
Selanjutnya, untuk jeruk lokal juga naik harga menjadi Rp100.000 per kilogram buntut minimnya pasokan dari luar daerah. Kata Mama Rio, kondisi tersebut tellah berlangsung selama tiga hari terakhir. Sedangkan wortel kini naik ke Rp35.000 per kilo.
Sementara itu, untuk komoditas lainnya di Pasar Sentral Timika masih terpantau normal dan belum mengalami lonjakan harga. Bahkan, sejumlah komoditas justru turun harga, seperti cabai rawit yang kini turun menjadi Rp80.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp90.000 sampai Rp100.000.
Mama Rio mengatakan , harga cabai rawit turun dikarenakan banyaknya stok yang ada di pasaran lantaran. Lalu, ada juga cabai merah besar, di harga Rp80.000 turun dari sebelumnya Rp100.000 per kilogram.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…