

Usaha mebel lokal di Kab. Jayapura, Jumat (26/5). Mereka menunggu pesanan dulu baru memproduksi. (FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Dalam bersaing dengan mebel pabrikan, usaha mebel lokal lebih menawarkan kualitas. Ali pemilik mebel lokal di Kab. Jayapura mengatakan, dalam hal persaingan setiap usaha punya tantangan tersendiri, begitu juga pihaknya.
“Kalau kami persaingan itu tidak begitu terasa karena setiap usaha juga punya pelanggannya sendiri, khususnya buat kami mebel lokal, furniture yang disediakan harus sesuai pesanan konsumen, “ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (26/5).
Menurutnya, soal harga bervariasi tergantung pesanan, pihaknya lebih bermain di kualitas, meski harga mahal tetapi tahan lama bahkan tahunan.
”Kembali lagi ke masing-masing orang, tetapi pastinya untuk furniture lokal yang bahan bakunya dari kayu biasanya lebih lama, jadi konsumen pasti puas dalam penggunaan produk kami, “tandasnya.
Sementara untuk pemesanan, paling banyak lemari pakaian, meja makan, kursi, bufet dan lemari buku, pintu dan sebagainya, harga yang disediakan beragam mulai dari Rp 3,6 juta untuk lemari.
“Kami tidak bisa membuat untuk stok, tetapi berdasarkan pesanan dari pelanggan, paling cepat 1 minggu proses pembuatan dan paling lambat 2 minggu, ” terangnya. (ana/ary)
Laga puncak ini mempertemukan dua tim dengan karakter berbeda. La Furia Roja -julukan Spanyol tampil…
Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…
Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…
Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…
Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…