Categories: EKONOMI BISNIS

Beragam Komentar Warga di GPM, Harga Murah Jadi Alasan

JAYAPURA – Beragam komentar warga yang datang berbelanja di gerakan pangan murah (GPM) di halaman PTC Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Sabtu (22/3). Kegiatan ini kolaborasi Pemprov, Bank Indonesia dan perbankan.

Yanti, salah satu warga Argapura mengaku mengetahui GPM dari rekannya. Ia pun kemudian memanfaatkan pasar murah ini untuk berbelanja kebutuhan pokok jelang Lebaran, seperti telur ayam dengan harga Rp 50 ribu, daging sapi segar Rp 125 ribu/kg, bawang merah dan lainnya.

“GPM memberikan harga murah dibanding harga di pasar atau ritel modern, saya harap kegiatan seperti ini dilakukan tidak hanya saat jelang Hari Raya keagamaan, namun diselenggarakan setiap saat,” kata Yanti.

Menurutnya, dengan kondisi perekonomian saat ini. Perlu dilakukan pasar murah, sehingga daya beli masyarakat tetap ada, sekaligus bentuk tanggung jawab perhatian pemerintah kepada masyarakatnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

14 hours ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

15 hours ago

Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…

16 hours ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

17 hours ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

18 hours ago

Luluskan 46 Siswa, SNK Olahraga Papua Gandeng FIK Uncen

Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…

1 day ago