Sementara Hasni dan Riska, mengaku mendapatkan informasi GPM melalui grup WhatsApp beberapa hari lalu. Setelah menerima informasi tersebut, mereka berinisiatif untuk membeli kebutuhan pokok di GPM dan menukarkan uang pecahan baru untuk Lebaran.
Bahkan mereka mendapatkan satu rak telur gratis dari Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong. “Saya harap semua pejabat bisa seperti beliau, berbagai dengan masyarakat di bawah, dan saya harap kegiatan GPM bisa dilakukan setiap saat,” ujarnya.
Sementara itu, dalam GPM juga dihadirkan puluhan penyedia barang, termasuk distributor, kelompok tani (poktan), serta UKM mitra yang menawarkan bahan pokok penting (Bapokting) dengan harga lebih terjangkau.
Komoditas yang dijual dalam kegiatan ini mencakup beras, minyak goreng, daging ayam, daging sapi, telur ayam, cabai, bawang merah, dan bawang putih.
Harga jual di GPM lebih rendah dibandingkan harga pasar karena rantai distribusi yang lebih pendek, dengan pasokan langsung dari produsen dan distributor seperti Bulog dan Rajawali Nusindo. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…
Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…
Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…