

Robby Kepas Awi, SE,MM ( foto: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura Robby Kepas Awi, SE.,MM., mengungkapkan, pihaknya baru saja menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi Bangunan (SPPT PBB) Perkotaan dan Perdesaan. SPPT yang dibagikan kepada wajib pajak di 5 Distrik, 24 Kelurahan, Kota Jayapura, jumlahnya 55.219 wajib pajak. Dari jumlah itu jika dinominalkan kurang lebih Rp 59.138.468.758.
“Setelah kami bagikan SPPT PBB Perkotaan dan Perdesaan ini, kami harap wajib pajak langsung membayarnya, bisa dibayarkan ke seluruh KCP Bank Papua, Loket pembayaran Bank Papua di Kantor Bapenda belakang Mal Jayapura dan loket pembayaran mobile keliling yang kami lakukan di beberapa titik di Kota Jayapura,” ungkapnya, Senin (21/3) kemarin.
Robby menjelaskan, karena penetapan SPPT PBB sudah dilakukan tahun 2022 dibagi tanggal 15 Maret 2022 dan jatuh temponya bulan Juli 2022, jadi wajib pajak harus segera membayarnya.
Diakui, target PAD Kota Jayapura cukup besar, yakni Rp 243 miliar lebih. Karena itu, optimalisasi penerimaan pajak dan Retribusi di semua sektor harus benar-benar bisa dioptimalkan semaksimal mungkin.
Sebab, untuk penerimaan triwulan pertama tahun ini, sampai dengan bulan Februari sudah Rp 49 miliar lebih dan masih kurang Rp 10 miliar untuk target triwulan pertama. “Jika Rp 10 miliar ini bisa tercapai maka capaian target triwulan pertama ini kita sudah lalui,”ujarnya.
Menurut Robby, Bapenda terus melaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi penerimaan pendapatan daerah, dimana petugas Bapenda terus menagih piutang dan mendata WP baru karena potensi pendapatan daerah baru tahun 2022 tantangan Bapenda masih besar, karena masih pandemi Covid-19, tapi petugas Bapenda yakin target ini akan tercapai sehingga jauh-jauh hari pihaknya terus bekerja keras.
“Kami juga mengimbau kalau masyarakat telah menerima SPT PB yang dibagikan resmi oleh petugas Bapenda Kota Jayapura langsung bisa dibayarkan di Bank Papua dan bisa datang langsung bayar ke Kantor Bapenda belakang Mal Jayapura dan kami juga akan layani melalui mobil keliling kami pembayaran PBB di kelurahan- kelurahan,”tandasnya.(dil/tri)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…