Produksi telur ayam di Papua saat ini dilaporkan melimpah, jauh dari kebutuhan masyarakat. Tampak Wali Kota bersama jajaran terkait saat meninjau stok telur di Pasar Youtefa beberapa waktu lalu.
JAYAPURA – Pelaksana. tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Provinsi Papua drh Sri Utami menyebutkan produksi telur di daerah itu saat ini surplus sebanyak 8.518 ton karena produksi mencapai 9.191 ton telur sementara kebutuhan sebanyak 673 ton.
“Saat ini dinas terkait termasuk Dinas Perdagangan Papua sedang berupaya untuk mencari solusi guna menyalurkan telur-telur tersebut sehingga tidak menumpuk,” kata drh Sri Utama di Jayapura, Rabu.
Sekretaris Asosiasi Peternak Ayam Petelur Tanah Tabi (APTT) Aris secara terpisah mengakui, produksi telur memang melimpah karena selain hasil produksi peternak se Tanah Tabi yang meliputi Kota dan Kabupaten Jayapura, Keerom dan Sarmi juga ada pasokan telur dari luar daerah.
Jumlah peternak yang tergabung di APTT tercatat 110 peternak dan yang ayamnya berproduksi sebanyak 90 peternak dengan jumlah ternak sebanyak 647.821 ekor.
Para peternak ayam petelur itu memproduksi 565.712 butir telur per hari sedangkan kebutuhan 439.641 butir sehingga diperkirakan mengalami kelebihan produksi sebanyak 135.071 butir.
Karena itu pihaknya berharap agar para pihak tidak lagi mendatangkan telur dari luar sehingga persediaan telur tidak menumpuk seperti yang terjadi saat ini. “Kami para peternak ayam telur berharap pasokan telur dari luar Papua dibatasi sehingga produksi telur lokal dapat terserap di masyarakat,” harap Aris.
Menurutnya, selain memenuhi kebutuhan akan telur di empat kabupaten dan kota se Tanah Tabi, produksi telur juga dikirim ke wilayah Papua Pegunungan melalui Wamena dan wilayah lainnya di Papua seperti Kabupaten Mamberamo Raya, Kepulauan Yapen dan Waropen.
Sedangkan untuk Kabupaten Biak Numfor, kata Aris, pihaknya tidak bisa memasok kebutuhan wilayah itu karena sudah dipenuhi peternak ayam petelur di wilayah itu.
“Kami berharap ada regulasi yang mengatur pasokan telur dari luar Papua sehingga produksi peternak lokal dapat terserap di masyarakat,” harap Aris. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…
Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…
Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…
Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…