Categories: EKONOMI BISNIS

Baznas Raih Juara 1 Festival Ekonomi Syariah KTI 2024

JAYAPURA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Papua berhasil meraih Juara 1 dalam kompetisi Lembaga Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) Unggulan KTI pada ajang Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) 2024.

Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 7-10 Juli 2024 di Kendari, Sulawesi Tenggara ini memberikan kesempatan bagi Papua untuk meraih juara 1.

Capaian tersebut tidak lepas dari lima program unggulan yang telah diimplementasikan dan disalurkan ke berbagai lapisan masyarakat Papua masing-masing di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan tanggap darurat bencana.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman menjelaskan, Baznas Provinsi Papua adalah lembaga pemerintah non-struktural yang bertugas mengelola zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) di wilayah Papua.

“Bank Indonesia Papua terus berkolaborasi dan bersinergi bersama Baznas Provinsi Papua dalam pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah, ” katanya kepada Cenderawasih Pos dalam rilisnya, Jumat (12/7) kemarin.

Diakuinya, penyaluran dana tersebut diharapkan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di wilayah Papua, baik muslim maupun non-muslim.

Salah satu wujud nyata kolaborasi ini adalah pengentasan stunting antara Bank Indonesia Papua dan Baznas di Kabupaten Sarmi, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom.

Dalam Fesyar KTI 2024, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua membawa 13 pegiat ekonomi syariah masing-masing: dua UMKM Pelaku Usaha Syariah (PUS), dua Nazhir, satu Dai dan satu Daiyah, dua Juru Sembelih Halal, satu lembaga Ziswaf, dua Chef, serta dua Fashion Designer.

“Bank Indonesia Papua berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ekonomi syariah serta mendorong terciptanya sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru di Papua,” katanya.

Sinergi yang erat antara Bank Indonesia Papua dan Baznas Papua diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah Papua dan membawa manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat di Tanah Papua. (ana/ary)

Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

16 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

17 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

18 hours ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

19 hours ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

20 hours ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

21 hours ago