Categories: EKONOMI BISNIS

Penyaluran Beras SPHP di Papua Kembali Dihentikan

JAYAPURA – Penyaluran beras jenis stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) di Perum Bulog Wilayah Papua dihentikan sementara. Untuk itu, Perum Bulog Papua masih menunggu arahan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Hal ini dikatakan Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari, Jumat (11/4). Meski demikian, stoknya masih ditemukan di pasaran.

“Kita masih menunggu perintah dari pusat sesuai dengan petunjuk dari Bapanas, saat ini beras SPHP penyalurannya kita hentikan sementara,” ucap Mustari.

Sambungnya, jika sudah ada perintah penyaluran terkait dengan beras SPHP. Bulog Papua langsung gelontorkan dan salurkan ke pasaran.

Mustari menyampaikan, stok beras SPHP di gudang Bulog masih aman. Termasuk untuk beras SPHP yang dijual di pasaran juga terlihat masih ada yang menjualnya dan stoknya tidak kosong.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, jika sudah ada perintah dari Bapanas untuk disalurkan kembali, Perum Bulog Papua langsung menyalurkannya kembali ke pasaran. Dan bagi yang mau beli beras SPHP di pasar juga masih ada,” ujarnya.

Diakui, kebijakan itu diambil untuk mendorong pemerintah daerah mendukung penyerapan beras lokal. Khususnya untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah dan penghentian ini bersifat sementara dilakukan sesuai arahan pemerintah pusat.

“Saat ini fokus kami adalah menyerap hasil panen petani lokal. Penyerapan dilakukan secara bertahap sesuai masa panen di masing-masing wilayah,”ujarnya.

Sementara itu, pertimbangan penghentian sementara penyaluran beras SPHP tersebut berlaku secara nasional lantaran masih menghadapi panen raya. Jadi penghentian sementara ini untuk menjaga harga di tingkat produsen. (dil/fia).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Hari Kedua Pencarian, 4 Nelayan Hilang Kontak di Perairan Atuka Belum Ditemukan

Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…

16 hours ago

PNG Semakin Perberat Hukuman bagi Nelayan Indonesia

Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…

17 hours ago

Kasus Penipuan Loker di Mimika, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…

18 hours ago

BNN Mimika: Tembakau Sintetis Marak di Kalangan Pelajar

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…

19 hours ago

Kemenkes Gandeng Pemprov Papeg, Buka Layanan Jantung Hingga Kanker

Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…

20 hours ago

Polisi Selidiki Kebakaran Rumah di Kelurahan Kelapa Lima

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…

21 hours ago