

Tampak beras SPHP yang masih dijual di salah satu supermarket di Kota Jayapura, meski saat ini penyalurannya dihentikan sementara. Namun sebagian pedagang masih menjual beras SPHP, (3/4). (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Penyaluran beras jenis stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) di Perum Bulog Wilayah Papua dihentikan sementara. Untuk itu, Perum Bulog Papua masih menunggu arahan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Hal ini dikatakan Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari, Jumat (11/4). Meski demikian, stoknya masih ditemukan di pasaran.
“Kita masih menunggu perintah dari pusat sesuai dengan petunjuk dari Bapanas, saat ini beras SPHP penyalurannya kita hentikan sementara,” ucap Mustari.
Sambungnya, jika sudah ada perintah penyaluran terkait dengan beras SPHP. Bulog Papua langsung gelontorkan dan salurkan ke pasaran.
Mustari menyampaikan, stok beras SPHP di gudang Bulog masih aman. Termasuk untuk beras SPHP yang dijual di pasaran juga terlihat masih ada yang menjualnya dan stoknya tidak kosong.
“Masyarakat tidak perlu khawatir, jika sudah ada perintah dari Bapanas untuk disalurkan kembali, Perum Bulog Papua langsung menyalurkannya kembali ke pasaran. Dan bagi yang mau beli beras SPHP di pasar juga masih ada,” ujarnya.
Diakui, kebijakan itu diambil untuk mendorong pemerintah daerah mendukung penyerapan beras lokal. Khususnya untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah dan penghentian ini bersifat sementara dilakukan sesuai arahan pemerintah pusat.
“Saat ini fokus kami adalah menyerap hasil panen petani lokal. Penyerapan dilakukan secara bertahap sesuai masa panen di masing-masing wilayah,”ujarnya.
Sementara itu, pertimbangan penghentian sementara penyaluran beras SPHP tersebut berlaku secara nasional lantaran masih menghadapi panen raya. Jadi penghentian sementara ini untuk menjaga harga di tingkat produsen. (dil/fia).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…