Categories: BIAK

Pemkab Biak Numfor Serahkan Laporan Keuangan 2024 ke BPK

BIAK– Pemerintah Kabupaten Biak Numfor secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Papua, Kamis (10/4)l alu.

Penyerahan tersebut dilakukan oleh Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra, didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Ketua DPRK Biak Numfor Daniel Rumanasen, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Zacharias L. Mailoa, Kepala Inspektorat Ferdinan Abidondifu, dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Gunadi.

Kepala BPKAD Biak Numfor, Gunadi, menjelaskan bahwa LKPD yang diserahkan kepada BPK mencakup laporan realisasi anggaran, neraca, laporan arus kas, serta laporan kinerja pemerintah daerah selama periode tahun 2024.

“Laporan keuangan yang kami serahkan mencakup berbagai aspek penting, seperti laporan realisasi anggaran dan neraca keuangan daerah, serta laporan arus kas yang menggambarkan kinerja pemerintah daerah dalam mengelola anggaran,” jelas Gunadi, Sabtu (13/4).

Gunadi juga menambahkan bahwa meski LKPD sudah diserahkan, evaluasi dan pembenahan terhadap pengelolaan keuangan daerah tetap menjadi perhatian utama pihaknya. Pihaknya berharap agar pemerintah daerah Biak Numfor bisa meraih opini terbaik dalam audit yang dilakukan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Papua.

“Dengan diserahkannya laporan keuangan ini, kami berharap pemerintah daerah dapat memperoleh opini terbaik dari BPK. Proses evaluasi ini tidak berhenti pada penyerahan laporan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan pengelolaan keuangan daerah,” tutup Gunadi.

Sementara dalam sambutannya, Bupati Markus Oktovianus Mansnembra menekankan bahwa penyerahan LKPD ini merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah terhadap pengelolaan keuangan daerah yang telah dilakukan. Ia menyebutkan bahwa laporan keuangan tersebut telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) yang berlaku dan disajikan dengan lengkap dan terinci.

“Laporan keuangan ini merupakan hasil kerja keras yang telah disusun dengan mematuhi standar akuntansi yang ditetapkan. Kami pastikan bahwa laporan ini tidak ada yang terlewat atau dibatasi ruang lingkupnya,” ujar Bupati Markus.

“Jika ada hal-hal penting yang perlu disampaikan terkait proses pemeriksaan, kami mengharapkan Tim BPK dapat berkomunikasi langsung dengan kami agar semua informasi disampaikan secara rinci dan jelas,” tambah Bupati.(Il/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

2 hours ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

3 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

4 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

5 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago