

Prof. Julius Ary Mollet
JAYAPURA – Minimnya daya beli masyarakat diprediksi bakal berdampak pada pengurangan karyawan di pelaku usaha ritel modern atau Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK).
Direktur Pusat Studi Pembangunan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan Papua Universitas Cenderawasih Papua Prof. Julius Ary Mollet mengatakan, efisiensi anggaran anggaran bisa mempengaruhi daya beli masyarakat.
Julius mencontohkan, ketika pemerintah melakukan efisiensi perjalanan dinas termasuk mengurangi kegiatan di hotel. Maka pihak perhotelan juga akan melakukan penyesuaian, dulunya hotel memesan kebutuhannya di pelaku UMKM namun seiring dengan adanya efisiensi maka dengan sendirinya akan melakukan penyesuaian.
“Dulunya pemasukan hotel bisa mencukupi operasional hotel dan gaji karyawan, namun sekarang pemasukan sedikit seiring dengan okupansi yang menurun. Ini akan berdampak pada PHK, seperti terjadi di beberapa kawasan,” ungkap Julius kepada Cenderawasih Pos, Senin (10/3).
Menurutnya, pemerintah harus menyikapi hal ini. Sebab ketika seseorang tidak memiliki pendapatan tetap akibat di PHK, maka yang bersangkutan bisa melakukan tindakan kriminal.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…