Categories: EKONOMI BISNIS

23 Ribu Pelanggan PDAM Terganggu, Dirut Minta Maaf

JAYAPURA-Musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa titik di Kota Jayapura menyebabkan kerusakan pada pipa  transmisi dan pipa distribusi di beberapa intake PDAM Jayapura sehingga pelayanan kepada pelanggan untuk beberapa hari kedepan tidak bisa terlayani dengan baik.

  “Dampak putusnya pipa transmisi dan pipa distribusi air di beberapa intake PDAM Jayapura akibat terkena arus air saat hujan deras dan tertimbun longsor menyebabkan pipa distribusindan pipa transmisi putus di 4 distrik, sehingga pelayanan air bersih PDAM Jayapura kini tidak bisa berjalan normal, ada sekira 21 ribu pelanggan yag terdampak dari 36 ribu lebih pelanggan yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura,”ungkap Dirut PDAM Jayapura, Dr.H.Entis Sutisna, SE.,MM., Minggu (9/1)kemarin.

Dirut mengatakan, saat ini petugas tim teknik PDAM Jayapura sudah di turunkan di beberapa titik terjadinya kerusakan pipa air PDAM Jayapura untuk dilakukan perbaikan secara maksimal. Dan memang kerusakan putusnya pipa jaringan PDAM Jayapura akibat hujan deras yang terjadi di hari kamis dan jumat lalu sangat berdampak sekali dalam kerusakan pipa jaringan PDAM Jayapura.

Untuk itu PDAM Jayapura meminta maaf atas ketidaknyamanan saat ini ini karena ini juga musibah dari alam namun PDAM Jayapura tetap berusaha semaksimal mungkin dalam melakukan perbaikan di titik-titik yang memang urgent sehingga dalam waktu dekat ini sekiranya perbaikan itu bisa dilakukan dengan baik dan pelanggan PDAM bisa teraliri air kembali.

Memang dalam perbaikan jaringan pipa air PDAM khususnya di intake yamg jauh dari akses jalan harus masuk hutan dan menyusuri sungai ekstra kerja keras dan kehati-hatian baik dalam membawa seperti pipa air, mesin las Open peralatan lainnya. Bahkan PDAM Jayapura juga menurunkan alat berat exsavator dalam melakukan normalisasi jalur air yang banyak tertimbun tanah maupun batu besar di sungai-sungai supaya jalur pipa air PDAM bisa kembali normal.

Dirut berpesan kepada para tim teknik yang bertugas di lapangan untuk selalu hati-hati dan waspada dengan kondisi yang masih sering hujan seperti saat ini karena keselamatan itu sangat penting dalam bekerja.(dil/gin).

newsportal

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

1 day ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

1 day ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

1 day ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

1 day ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

1 day ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

2 days ago