

Kresna Aditya Payokwa (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua terus memperkuat komitmennya dalam membina literasi keuangan generasi muda di tanah Papua. Berdasarkan data Maret 2025, investor berusia 18-25 tahun mencapai 34.093 orang atau 32% dari total 106.542 investor di Papua.
Kepala BEI Papua, Kresna Aditya Payokwa mengatakan bahwa pihaknya fokus menyasar segmen anak muda melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi.
BEI Papua juga telah menghadirkan galeri investasi di sembilan SMA dan 16 perguruan tinggi di wilayahnya, dan berencana menambah tiga SMA baru sebagai tempat edukasi investasi.
“Anak muda Papua kini menjadi sasaran empuk praktik pinjaman online ilegal dan judi daring,” unkapnya, Minggu (6/7).
Untuk itu, BEI Papua bekerja sama dengan instansi terkait untuk membangun kesadaran finansial sejak dini dan mencegah anak muda terjebak dalam investasi bodong dan praktik ilegal.
“Dengan pendekatan langsung ke sekolah dan kampus, kami harap anak muda Papua makin cerdas dalam mengelola keuangannya dan menjauh dari godaan investasi bodong dan praktik ilegal,” pungkasnya. (dil/fia).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…