

SENTANI- Volume pengiriman ikan mujair Sentani ke beberapa daerah di luar Kabupaten Jayapura mengalami penurunan pasca terjadinya bencana banjir bandang di Kabupaten Jayapura.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jayapura Ir. Rudi Abdiner Saragih mengatakan, menurunnya pengiriman ikan ke luar daerah dari kabupaten Jayapura ini disebabkan karena produksi ikan di Danau Sentani menurun.
“Dari informasi yang kami peroleh banyak keramba yang rusak dan ikan yang ada di keramba itu hanyut akibat banjir,” kata Rudi Saragih saat ditemui media ini di Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jayapura, Senin (8/4).
Diungkapkan, lebih dari 6000 keramba milik pembudidaya ikan di Danau Sentani ikut hanyut akibat banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu. Kondisi ini telah berdampak terhadap berkurangnya ketersediaan ikan mujair khas Danau Sentani di pasaran. Selain itu kondisi ini juga telah berdampak terhadap meningkatnya harga ikan mujair.”Sekarang harga ikan mujair mulai naik,”ujarnya.
Meski tidak menyebutkan secara detail berapa besar kenaikan harga ikan mujair Danau Sentani saat ini, namun faktanya dari kondisi ini telah menyebabkan beberapa daerah yang selama ini menjadi langganan pengiriman ikan air danau Sentani sedikit menurun. Salah satu daerah tujuan pengiriman ikan Danau Sentani misalnya Wamena.(roy/ary)
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…