

SENTANI- Volume pengiriman ikan mujair Sentani ke beberapa daerah di luar Kabupaten Jayapura mengalami penurunan pasca terjadinya bencana banjir bandang di Kabupaten Jayapura.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jayapura Ir. Rudi Abdiner Saragih mengatakan, menurunnya pengiriman ikan ke luar daerah dari kabupaten Jayapura ini disebabkan karena produksi ikan di Danau Sentani menurun.
“Dari informasi yang kami peroleh banyak keramba yang rusak dan ikan yang ada di keramba itu hanyut akibat banjir,” kata Rudi Saragih saat ditemui media ini di Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jayapura, Senin (8/4).
Diungkapkan, lebih dari 6000 keramba milik pembudidaya ikan di Danau Sentani ikut hanyut akibat banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu. Kondisi ini telah berdampak terhadap berkurangnya ketersediaan ikan mujair khas Danau Sentani di pasaran. Selain itu kondisi ini juga telah berdampak terhadap meningkatnya harga ikan mujair.”Sekarang harga ikan mujair mulai naik,”ujarnya.
Meski tidak menyebutkan secara detail berapa besar kenaikan harga ikan mujair Danau Sentani saat ini, namun faktanya dari kondisi ini telah menyebabkan beberapa daerah yang selama ini menjadi langganan pengiriman ikan air danau Sentani sedikit menurun. Salah satu daerah tujuan pengiriman ikan Danau Sentani misalnya Wamena.(roy/ary)
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…