

JAYAPURA- Sejauh ini jadwal kapal putih yang masuk ke Pelabuhan Jayapura masih normal. Baik penumpang kapal maupun barang. Terkait adanya larangan penumpang masuk Pelabuhan Jayapura juga belum ada.
” Saat ini kapal putih jadwal masuk ke Pelabuhan Jayapura masih normal dan penumpang yang masuk ke Pelabuhan Jayapura juga tidak ada larangan, karena belum ada aturan yang diberikan pemerintah pusat melalui Pelni dan surat yang disampaikan dari Pemprov Papua,”ungkap General Manager Pelni Cabang Jayapura Harianto Sembiring, Rabu (7/7) kemarin.
Dijelaskan, selama ada pandemi Covid-19, jumlah penumpang kapal putih kuotanya dibatasi tidak boleh lebih dari 50% dari jumlah kapasitas tempat yang disediakan di kapal dan penumpang yang naik diwajibkan telah melakukan rapid antigen. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir adanya penyebaran Covid-19.
Diakui, dampak dari pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi jumlah penumpang yang naik kapal karena dibatasi 50% dari tempat duduk yang disediakan. Terlebih banyak daerah di Indonesia yang dilakukan PPKM. Tentu hal ini berpengaruh terhadap animo penumpang untuk naik kapal putih maupun maskapai penerbangan.
Untuk itu, diharapkan pada masyarakat tetap selalu menerapkan protokol kesehatan walaupun rapid antigen selama ada di dalam kapal saat perjalanan. Khususpenumpang yang dari Jawa dan Makassar tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19 karena pelayarannya cukup lama.(dil/ary)
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…