Tidak hanya itu, ada juga piko aren. Kopi dengan racikan klasik yang tidak pernah gagal dan cukup dihargai Rp 12 ribu. Piko aren salah satu best seller yang banyak dibeli konsumen, selain itu juga ada jasmine teh harganya Rp 9 ribu dan cokelat Rp 12 ribu.
Cicil berjualan mulai siang hingga malam. Dalam sehari konsumen mencapai puluhan orang, tidak hanya pendatang namun juga orang asli Papua.
Sementara itu, Andi, salah satu pekerja di gerobak Kopi Terpikat di Abepura mengaku penjualan kopi kelas premium seperti di café-cafe dengan berbagai perpaduan varian rasa mulai marak di Jayapura.
Untuk pilihan rasa kopi yang dihadirkan cukup banyak, meski berjualan dengan menggunakan kendaraan namun rasa yang disajikan tak kalah dengan di café-café. Ada americano, arabica susu, kopi caramel hingga teh leci non kopi.
“Semakin banyak pilihan varian rasa kopi yang dijual maka menambah ketertarikan konsumen dalam membeli,” pungkasnya. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…
Persipura bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mutiara Hitam sebelumnya menjadi salah satu kandidat…
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Kominfo Provinsi Papua, Thomas Sibi, menjelaskan bahwa…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Linus Pasarang, yang membuka kegiatan menegaskan pentingnya penguatan…