Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 3,44 persen. Ekonomi Provinsi Papua triwulan I-2025 terhadap triwulan sebelumnya terkontraksi sebesar -1,53 persen (q-to-q).
Dari sisi produksi, lapangan usaha transportasi dan pergudangan mengalami kontraksi terdalam sebesar -8,14 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah mengalami kontraksi terdalam sebesar -24,04 persen.
Sementara itu, adanya kebijakan efisisensi anggaran pemerintah ini juga mempengaruhi lambatnya perekonomian terlebih adanya pengurangan tenaga kerja, PHK, daya beli masyarakat menurun, kegiatan pemerintah berkurang. Beberapa hal ini berpengaruh terhadap pergerakan perekonomian di Papua.(dil/fia).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penarikan retribusi parkir di kawasan Pasar Otonom Youtefa yang dilakukan hingga malam, bahkan dini hari…
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura optimistis menjadi pusat rujukan layanan kesehatan di kawasan Pasifik…
Rencana Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, untuk membentuk staf khusus adat yang melibatkan para…
Keluhan warga dan pedagang terkait kondisi jalan yang rusak dan becek di kawasan Pasar Otonom…
Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti pada upacara dan seremoni tahunan. Di Papua, tantangan…
Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kota Jayapura. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota…