Categories: EKONOMI BISNIS

Ekonomi Papua Triwulan II Tumbuh 4,37 Persen

JAYAPURA – Perekonomian Papua berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2024 mencapai Rp 80.020,79 miliar dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 46.939,70 miliar

Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana Caroline menjelaskan, bahwa ekonomi Papua pada triwulan II-2024 terhadap triwulan II-2023 tumbuh sebesar 4,37 persen (y-on-y).

“Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan (Kategori H) dengan pertumbuhan sebesar 11,55 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) sebesar 5,44 persen, ” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (5/8) kemarin.

Diakuinya, sumber pertumbuhan ekonomi Papua menurut lapangan usaha, untuk jasa transportasi dan pergudangan jika dibandingkan (y on y) tahun 2024 sebesar 0,41 persen dan di tahun 2023 tercatat sebesar 0,33 persen,

Lanjutnya, untuk perdagangan besar dan eceran,  reparasi mobil dan sepeda motor jika dibandingkan dengan tahun lalu, pada triwulan II mengalami pertumbuhan yakni 0,46, sedangkan di tahun 2023 sebesar 0,40, konstruksi sebesar 0,65 dan 0,78, pertambangan dan penggalian 1,32 persen dan tahun 2024 capai 1,65 persen, sementara lainnya 1,11 pada tahun 2023 dan 1,08 di tahun 2024.”Total pencapaian pertumbuhan ekonomi menurut lapangan usaha, pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023 tercatat 4,37 persen dan 3,81 persen, “ujarnya.

Diakuinya, ekonomi Papua triwulan II-2024 terhadap triwulan sebelumnya terkontraksi sebesar -2,43 persen(q-to-q).Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian (Kategori B) mengalami kontraksi terdalam sebesar -8,03 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami kontraksi terdalam sebesar -28,92 persen.

“Ekonomi Papua semester I-2024 terhadap semester I-2023 tumbuh sebesar 10,62 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian (Kategori B) dengan pertumbuhan sebesar 18,62 persen, ” jelasnya.

Sementara dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 35,79 persen, dari sisi produksi, struktur ekonomi Papua pada triwulan II-2024 masih didominasi oleh lapangan usaha pertambangan dan penggalian yang tercatat berkontribusi sebesar 42,27 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran didominasi oleh komponen ekspor barang dan jasa  sebesar 47,71 persen. (ana/ary)

Juna Cepos

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

12 hours ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

13 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

14 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

16 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

17 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

18 hours ago