Sementara itu, Warto, pedagang sayur keliling yang telah puluhan tahun berjualan di wilayah Entrop, mengaku sudah memiliki pelanggan tetap dengan jam berjualan yang teratur. Karena itu, ia memilih tetap berjualan di lokasi yang sama.
Menurut Warto, jika pedagang di pasar merasa sepi pembeli, hal tersebut tidak semata-mata disebabkan oleh kehadiran pedagang keliling. Ia menilai pedagang pasar perlu melakukan evaluasi terhadap kualitas dagangan dan pelayanan.
“Rezeki sudah ada yang mengatur. Pedagang sayur keliling juga mengambil barang dari pasar, bahkan dari pedagang orang asli Papua (OAP). Jadi seharusnya tidak menjadi masalah. Kalau sepi, mungkin perlu introspeksi, mulai dari kualitas barang, harga, bisa ditawar atau tidak, hingga pelayanan kepada pembeli,” pungkasnya.(dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa usaha ikan assar milik masyarakat akan menjadi salah…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura…
Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mendorong penguatan kewenangan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)…
Diketahui, Sisprian telah berstatus tersangka dalam perkara dugaan suap importasi barang dan penerimaan gratifikasi di…
Pernyataan itu disampaikannya dalam jumpa pers usai meninjau pelaksanaan imunisasi di Posyandu Panteriek dan Puskesmas…