

Wisatawan mancanegara dari negara Eropa bersama Ketua Asita Papua Ketua Asita Papua, Iwanta Peranginangin saat mengunjungi objek wisata daerah Wamena, Agustus 2024. (foto:istimewa)
JAYAPURA – Asosiasi Travel Agent (Asita) Indonesia, Provinsi Papua, menyebut wisatawan mancanegara (wisman) paling banyak berkunjung ke Papua berasal dari Negara Eropa.
Ketua Asita Indonesia, Provinsi Papua, Iwanta Peranginangin menyampaikan daerah yang paling banyak peminatnya adalah Package Baliem Valley (Wamena) dan Jayapura, rata-rata mengambil package 5 hari 4 malam, namun objek wisata di Jayapura hanya 1 malam.
“Bujet yang dikeluarkan kisaran Rp 8 juta hingga Rp 12 juta per orang, tergantung tipe akomodasi yang dipilih,” kata Iwanta kepada wartawan Cenderawasih Pos, Selasa (4/2).
Kata Iwanta, bujet tour objek wisata di tanah Papua setiap agen travel berbeda-beda. Hal ini tergantung tipe akomodasi yang dipilih, dan tergantung destinasi objek wisata yang dituju, berapa lama waktunya, jumlah orangnya dan lainnya.
Sementara itu, objek wisata di Provinsi Papua Barat yang paling banyak dituju yaitu Raja Ampat Wisman dengan waktu yang diambil 4 hingga 5 hari.
“Bujet yang dikeluarkan kisaran Rp 13 juta hingga 16 juta per orang, tergantung tipe akomodasi yang dipilih. Biaya tersebut belum termasuk tiket pesawat,” pungkasnya. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…