Sementara itu, Hasan, pedagang ikan mujair di Pasar Ikan Hamadi, membenarkan bahwa harga mujair selama ini cenderung stabil dan peminatnya masih cukup tinggi. Ia menyebutkan ikan mujair yang dijualnya didatangkan langsung dari kolam budidaya di Koya sehingga tetap segar.
Hasan juga memberikan tips bagi masyarakat agar bau lumpur pada ikan mujair dapat dihilangkan saat diolah.
“Ikan harus dibersihkan dengan baik dan jangan lupa diberi perasan jeruk nipis agar bau lumpurnya hilang,” katanya.
Ia menambahkan, harga ikan mujair dari Koya memang berbeda dengan mujair dari Danau Sentani yang kualitasnya lebih tinggi. “Kalau dari Danau Sentani, harganya lebih mahal, minimal Rp80 ribu per kilogram,” pungkasnya. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Proses seleksi tak lagi mewajibkan hadir di dalam kelas untuk ujian tulis bersampul kertas.…
Persipura Jayapura resmi merekrut penyerang baru, Lazarus Sinim. Pemain muda yang bersinar pada Liga 4…
Kepala Bidang Pajak Bapenda Provinsi Papua Ardi, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kontribusi penerimaan opsen…
Berdasar data yang diterima oleh awak media dari Leonardo, M-346 F Block 20 merupakan varian…
Puncak peringatan HAN dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H.…
Polri menegaskan bahwa personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) tidak memiliki kewenangan untuk…