Categories: BERITA UTAMA

MRP dan DPRP Jangan Lupa Asal Usul

JAYAPURA – Aksi demo damai yang dilakukan oleh Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Solidaritas Mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) pada, Senin (27/10), ternyata tidak membuahkan hasil. Aspirasi yang disiapkan gagal dibacakan. Salah satunya dikarenakan Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) tidak menemui massa di lapangan.

Menanggapi terkait dengan itu Kepala Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) wilayah Papua Frits Ramandey mengatakan mahasiswa adalah pihak yang bisa menjadi penyeimbang dalam demokrasi dan perubahan politik. Dan ketika muncul aksi protes pada Senin lalu yang dibutuhkan adalah kehadiran MRP dan DPRP. Kedua lembaga ini harus paham bahwa mereka bisa duduk seperti sekarang karena dipilih oleh suara masyarakat.

Baik secara politis maupun melalui ruang masyarakat adat. Frits menyinggung kedua lembaga tinggi pemerintah ini agar jangan memposisikan diri sebagai raja yang harus disembah oleh masyarakat tetapi sebaliknya. Memahami dari mana bisa duduk di posisi sekarang.

Seharusnya ketika mendengar bahwa ada aksi massa entah dari kelompok manapun maka MRP dan DPRP sudah harus merespon membangun komunikasi aktif apakah akan menemui di kantor masing-masing atau jika terjadi kebuntuan semisal kelompok massa gagal sampai ke kantor DPRP atau MRP maka para wakil rakyat ini yang akan turun menemui.

Semua tujuannya hanya satu yakni aspirasi tersampaikan dan diperjuangkan. Bukan semua harus secara protokoler mengingat situasi di lapangan kerap tidak sesuai dengan yang namanya protokoler.

“Mereka itu perwakilan. Dia (MRP dan DPR) bukan raja. Kalau raja orang ke istana. Kalau perwakilan dia harus sadar mendatangi masa aksi, jangan hanya duduk mendengar di balik meja,” sindir Frits kepada Cenderawasih Pos di Uncen, Rabu (29/10).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kejati Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Jalan Boven Digoel

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…

10 minutes ago

Wajib Menang Meski Banyak Celah

Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…

15 hours ago

Sama-sama Mabuk, Seorang Guru Dibacok Teman Minum

Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…

20 hours ago

Tekanan Diplomatik di Forum PBB Momentum Emas Bagi Indonesia

Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…

21 hours ago

​Perjanjian Roma dan New York Agreement Dianggap Cacat

Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…

22 hours ago

16 Pejabat Baru Dilantik jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…

23 hours ago