

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ( foto: Robert Mboik Cepos)
SENTANI- Kasus mutilasi terhadap 4 warga sipil di Timika dengan pelaku anggota TNI, mendapat atensi dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Dalam kunjungannya ke Papua, Rabu (31/8), orang nomor satu di Republik Indonesia itu memerintahkan Panglima TNI untuk segera membantu proses hukum terhadap para pelaku yang sudah melakukan tindakan mutilasi terhadap warga sipil di Timika Papua.
“Saya perintahkan Panglima TNI untuk membantu proses hukum,” kata Jokowi di Sentani Kabupaten Jayapura Papua, Rabu (31/8).
Jokowi juga menyebut saat ini kasus itu sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan dibackup TNI. Karena itu dia berharap proses hukum terhadap kasus ini harus berjalan sehingga kepercayaan masyarakat kepada TNI tidak hilang. “Saya kira yang paling penting usut tuntas dan proses hukum, “tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, kronologi mutilasi terhadap keempat korban ini diawali dengan adanya tindakan dari para tersangka yang memancing keempat korban dengan iming-iming melakukan jual beli senjata api.
Keempat korban kemudian membawa uang senilai Rp 250 juta sesuai dengan nilai yang disepakati antara kedua belah pihak. Korban dan pelaku kemudian bertemu Distrik Mimika Baru, pada 22 Agustus 2022 sekitar pukul 21.50 WIT. Namun, para pelaku justru membunuh mereka.
Setelah melakukan pembunuhan, selanjutnya para pelaku memasukan jenazah ke dalam mobil korban dan membawanya ke Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka, untuk dibuang.(roy/ary)
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…