

Di tempat secara terpisah Branch Manager Sriwijaya Air Wamena Jorri Manangsal, mengakui untuk pesawat yang dipakai membuka rute baru Wamena – Timika- Makasar – Jakarta itu Boeing 737 Seri 500 dengan kapasitas angkut itu 130 seat namun untuk penumpang itu diberikan kapasitas 118 seat In and out
“Penerbangan ini akan dilakukan 3 kali dalam seminggu yakni selasa, kamis dan sabtu, waktunya 10.45 Wit, sementara kita ambilruta baru dulu untuk membantu masyarakat sekaligus menekan harga juga sehingga jarak tempuh yang biasanya lama ke Indonesia barat bisa lebih cepat,”jelasnya
Jorri juga mengaku, dalam penerbangan ini usai terbang dari Wamena akan singgah sebentar di Timika untuk mengisi bahan bakar, lalu melanjutkan penerbangan ke ke Makassar, waktu tempu perjalanan dari Wamena pukul 10.40 Wit dan akan tiba di Makasar pukul 13.50 Wita.
“Kalau di bandara Wamena bisa melakukan pengisian bahan bakar, maka kita bisa melakukan penerbangan langsung ke Makasar, sebenarnya bisa saja akan tetapi kapasitasnya tak bisa maksimal, untuk penerbangan di atas 2 jam kami memberikan service makan berat, kurang dari itu Snack,”
Ia juga menambahkan, penerbangan perdana ini dipimpin oleh pilot Capten Hendi S dan Copilot Dwi Lakso mereka merupakan instruktur penerbangan yang sudah memiliki jam terbang tinggi baik di dalam dan luar negeri,” tutupnya (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…